Menu

KPC Gelar Halal Bihalal dengan PWI Lamandau dan Anak Yatim

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – PT Kapuas Prima Coal, Tbk menggelar acara halal bihalal dan silaturahmi dengan organisasi kejurnalistikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamandau di Aula Hotel Putri Tunggal, Sabtu (29/6/2019). Selain dengan PWI, KPC pun melaksanakan halal bihalal bersama anak yatim.

Sekira 10 anggota PWI Lamandau serta 15 anak yatim mengikut acara yang dilaksanakan pada sore hari tersebut. Kehadiran dari manajemen PT KPC diwakili oleh Kepala Teknik Tambang PT KPC Tri Eko, Kepala Tambang Bawah Tanah PT KPC Ahmad Ramadhona dan Kepala HRD PT KPC Sugeng Wibowo.

Kepala Teknik Tambang PT KPC, Tri Eko mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menjalin tali silaturahmi, baik manajemen KPC dengan rekan-rekan media maupun dengan anak yatim. Sehingga, dapat bersinergi dalam rangka membangun daerah. “Silaturahmi agar bisa terus terjaga,” ujar dia dalam sambutannya.

Kepala Teknik PT KPC Tri Eko sedang memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim di Kabupaten Lamandau.

Senada, Ketua PWI Lamandau, Hendi Nurfalah, kegiatan halal bihalal ini pertama kali dilaksanakan KPC dengan PWI Lamandau. Biasanya, kata dia, kegiatan dengan KPC yang secara rutin melaksanakan buka bersama di bulan suci Ramadhan. “Ini kegiatan yang pertama kali dilaksanakan. Mudah-mudahan ni merupakan langkah awal dalam menjalin silaturahmi yang lebih initensif. Serta mudah-mudahan kerjasama kedepan lebih ditingkatkan.”

Sejumlah anggota PWI tengah berfoto bersama dengan jajaran manajemen PT KPC

Sementara itu, penceramah dalam kegiatan halal bihalal dan silaturahmi tersebut, Ust Muhadzir mengatakan, Halalbihalal sudah menjadi tradisi yang bernuansa religius-sosial. Kebiasaan itu mengekspresikan kebahagiaan setelah menjalani hari-hari yang penuh berkah Ramadhan. Umat Islam diliputi rasa syukur, keinginan untuk saling maaf-memaafkan, dan sama-sama berintrospeksi diri.

Halalbihalal berkaitan dengan silaturahim, yang bermakna menyambung kasih sayang. Caranya dengan membangun suatu keadaan saling bergantung satu sama lain. Maka dari itu, lanjut Ust Muhadzir, antarsesama manusia dapat saling memahami dan mengasihi. Silaturahim merupakan sebuah upaya pemulihan karena dalam menjalani kehidupan, seseorang kadang kala melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu hubungan dengan orang lain.

No comments

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami Di Facebook