oleh

Kejari Lamandau Lakukan Penyidikan Dugaan Tipikor APBDes di Desa Bunut

Kotawaringin News, Lamandau – Kejaksaan Negeri Lamandau saat ini tengah melakukan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa pada pemerintah desa Bunut tahun anggaran 2019. Penyidikan mulai dilakukan sejak 2 november lalu.

“Betul, setelah sebelumnya tim selesai melakukan proses penyelidikan, saat ini kami (kejaksaan) sedang melakukan penyidikan terhadap dugaan tipikor atas pengelolaan keuangan pada APBDes Desa Bunut tahun anggaran 2019,” ungkap Kajari Lamandau Agus Widodo, Jumat 20 November 2020.

Agus menyebut, pada proses penyidikan pihaknya juga telah dan akan memanggil berbagai pihak terkait dengan status sebagai saksi, termasuk saksi ahli dari Inspektorat Lamandau.

“Karena penyelidikan awal ini juga didasari dari Laporan hasil pemeriksaan Inspektorat lamandau yang menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa Bunut, Kecamatan Bulik,” bebernya.

Setelah mendapat penyerahan laporan hasil pemeriksaan dari inspektorat tersebut, kata Agus, tim penyelidik Kejari Lamandau melakukan penyelidikan untuk mencari ada tidaknya tidak pidana yang dilakukan oleh oknum pemerintahan desa Bunut. Namun demikian hingga saat ini pihaknya masih belum melakukan penetapan tersangka, karena masih tahap penyidikan umum.

Perkiraan kerugian negara untuk sementara sekira Rp300 juta. Namun total kerugian negara tersebut belum final, mengingat penghitungannya tetap harus menunggu dari ahli inspektorat.

“Dugaan sementara telah terjadi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa bunut yang berasal dari silpa tahun 2018 yang harusnya digunakan tahun 2019, namun tidak digunakan sebagaimana mestinya, diantaranya untuk pembangunan gedung desa yang tidak dilakasakan sama sekali,” ungkapnya. (H/BH/K2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed