
Pasar SAIK, Kuala Pembuang. (Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berupaya menekan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah setempat dengan menggelar Gerakan Pasar Murah atau GPM.
Namun demikian, harga sembako terkhusus beras di Pasar Sayur dan Ikan (SAIK) tetap saja meroket dan mempengaruhi daya masyarakat Kuala Pembuang dalam kategori masyarakat kurang mampu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan Albiddinor mengatakan, meskipun pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya untuk menstabilkan harga sembako di pasar, tetapi tidak mengalami perubahan yang signifikan.
“Salah satunya adalah harga beras yang terus meroket. Biasanya, harga satu kilogram (kg) beras mencapai Rp 11.000 rupiah. Namun saat ini, harga beras mencapai Rp 14.000 rupiah,” katanya, Selasa (14/11/2023).
Albiddinor berharap, pihak distributor tidak mempermainkan harga sembako, karena hal tersebut dapat mempersulit masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. (Ys)







