
Kotawaringin News, Seruyan – Perekonomian di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dinilai stagnan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Zuli Eko Prasetyo yang melakukan analisa terhadap beberapa sektor perekonomian, sehingga hal itu berdampak pada perkembangan pembangunan infrastruktur dan penciptaan peluang usaha.
“Sudah seharusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan harus mulai memikirkan konsep ekonomi makro yang dapat dikerjakan secara realistis. Kita lihat di beberapa sektor perekonomian di Kabupaten Seruyan terkesan stagnan, sehingga menyebabkan investasi hanya pada sektor perkebunan saja,” ucap Eko, (Selasa, 21/2/2023).
Di samping itu pula, kurang maksimalnya infrastruktur membuat calon investor yang hendak menanamkan modalnya di Bumi Gawi Hatantiring akan berpikir dua kali, mengingat belum banyak akses dan bangunan yang menunjang. Maka, perlu ada sinergitas antar Pemkab Seruyan untuk mengonsep agar investor datang.
“Penyerapan tenaga kerja, Pendapatan Asli Daerah (PAD), manufaktur penunjang, dan efek ke ekonomi makro pasti akan meningkat dan pastinya kesejahteraan yang merata akan terwujud,” tambahnya.
Kendati begitu, politisi Partai PDI Perjuangan itu berharap Pemkab Seruyan memiliki komitmen dan konsistensi dalam bekerja demi kepetingan masyarakat dan dapat dimulai dengan berbenah seperti melakukan evaluasi program kerja yang realistis, dapat dikerjakan, dan hasil yang berdampak nyata ke masyarakat. (Ys)







