
Kotawaringin News, Kuala Pembuang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar memperhatikan kelayakan bangunan tempat ibadah seperti mushola, mesjid dan tempat ibadah non muslim lainnya yang ada di Bumi Gawi Hatantiring.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, berdasarkan tinjauan pihaknya saat kunjungan kerja maupun agenda reses, banyak sekali dijumpai tempat-tempat ibadah masyarakat yang kondisi bangunannya rusak dan tidak layak untuk dijadikan tempat beribadah. Untuk itu diharapnya agar hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah setempat.
“Dari tinjauan kami di lapangan saat reses DPRD maupun kunjungan kerja masih banyak kami dapati bangunan tempat ibadah seperti mushola, mesjid, dan rumah ibadah non muslim lainnya yang kondisinya memprihatinkan, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan maupun pembangunan total,” ungkapnya, Rabu, (25/5/22).
Terutama menurutnya, tempat ibadah yang berada di desa-desa pelosok Seruyan, yang mana kondisinya sangat sederhana dan jauh dari perhatian pemerintah setempat, untuk itu perlu adanya upaya dari Pemda mulai dari langkah inventarisir sampai kepada perealisasian pembangunan.
“Ini tentunya aspirasi masyarakat semua, dengan tempat ibadah yang bagus tentu akan memudahkan para jamaah untuk khusyuk dalam beribadah menghadap kepada sang pencipta,” tutur Politisi Partai PDI Perjuangan itu. (NP)







