
Petugas kebersihan DLH Kobar sedang mengangkut sampah di Lokasi MTQH. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Untuk menjamin kebersihan disetiap Venue, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan sampah-sampah bersih dari lokasi kegiatan.
“Semua venue Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) XXXI bersih dari sampah. Dengan upaya ini harapan kita bisa membuat suasana nyaman bagi semua kafilah,” jelas Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLH Kobar, Nurliani, Selasa (21/11/2023).
Pihaknya mengerahkan petugas kebersihan di 11 titik yang menjadi lokasi bertanding termasuk venue utama. Pengerahan petugas kebersihan baik petugas penyapu dan petugas angkutan sampah, sudah dimulai pada tanggal 16 sampai dengan tanggal 25 November 2023.
“Kita bersihkan di 11 titik, baik itu venue pertandingan termasuk juga di pemondokan kafilah kita pantau sampah-sampah untuk di bersihkan,”jelasnya.
Atau selama pelaksanaan MTQH Ke 31 tingkat Provinsi Kalteng di Kobar berlangsung.
Menurutnya, untuk petugas di 11 venue penunjang, masing masing venue ada 5 orang petugas, dengan dua shiff yakni pagi dan siang, sementara untuk di venue utama ada 25 sampai dengan 30 orang petugas kebersihan. Di tambah lagi dengan petugas pengangkutan sampah.
“Sehari 8 rit pengangkutan sampah, untuk satu rit tonase sampahnya 4 sampai dengan 5 ton, pengangkutan sampai sore hari, karena petugas kebersihan juga harus menyisir sampah sampah yang ada di setiap pemondokan kafilah,” ujar Nurliani.
Nurliani menjelaskan, pada saat pembukaan memang sampah banyak di lokasi venue utama di lapangan Sampuraga lama, akan tetapi sampah dari tempat tempat kafilah pun berkurang, pada prinsipnya seluruh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kobar, secara terjadwal melakukan penyisiran sampah.
”Alhamdulillah laporan dari masing masing venue penunjang, untuk sampah terkendali, karena unit angkutan kita buat berlapis, sesuai jadwal yang sudah kami tentukan, dimana pengangkutan di pagi hari dengan menggunakan truck, di lanjut Jam 9 dengan kendaraan tosa untuk melakukan penyisiran, dan jam 14.00 wib kendaraan Pikap kembali menyisir,” tandas Nurliani. (Yus)









