
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Direktur Rumah Sakit (RS) Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) , Kalimantan Tengah, dr Fachrudin untuk yang kedua kalinya kembali positif terinfeksi COVID-19.
Saat di Konfirmasi via WhatsApp dr Fachrudin mengakui bahwa dirinya terpapar COVID-19 untuk yang kedua kalinya, setelah pada 29 Mei 2020 lalu juga pernah terkonfirmasi positif.
“Benar mas. Saya coba isoman (isolasi mandiri sudah tiga hari ini), dalam balasan WhatsApp nya ia memberikan kesempatan masyarakat yang butuh perawatan (di rumah sakit),” ujar dr Fachruddin.
Saat ditanya kenapa memilih Isolasi Mandiri dr Fachrudin membalas ‘Iya banyak yg antri d igd masyarakat lebih perlu d rawat.
Mudah2an saya baik-baik aja.
Amin yra
“Kepastian positif COVID-19 berdasarkan swab PCR pada Selasa 13 Juli 2021.”
Dalam unggahannya di status WhatsAapnya, ia mengatakan, “Karena banyak pertanyaan ke saya, perlu kami sampaikan bahwa saat ini saya terkomfirmasi positif kembali bersama dgn beberapa nakes RSSI.”
“Mohon doanya agar bisa cepat sembuh untuk turun kembali d garda terdepan penanganan covid19, kita sekarang krisis nakes instruksi saya sekarang melalui t4 saya istirahat. Untuk nakes yg lagi berikan pelayanan untuk tetap semangat semua, kalian pasti capek semua karena gk ada waktu istirahat pasien yg perlu d pantau tambah banyak,” tulis dr Fachrudin.
Bahkan dalam unggahan status terbaru dr Fachrudin menyebutkan:
Kondisi kita sudah dalam keadaan darurat ini ditandai: Bed Covid-19 tidak pernah kosong, antrian di IGD masih diatas 25 belum dapat kamar, nakes hampir tiap hari ada yang positif Covid-19 sehingga harus isoman berpengaruh pada nakes yang terlibat penanganan berkurang.
Kematian karena Covid-19 hampir setiap hari ada, data bulan Juni ada 31 untuk bulan Juli sudah mendekati angka tersebut, tulis dr Fachrudin dalam status WhatsAapnya. (Yusbob)









