
Kotawaringin News, Seruyan – Arah kebijakan pertanian di Kabupaten Seruyan dinilai kurang memihak kepada petani, sehingga hal tersebut menyebabkan petani-petani di empat kecamatan yaitu Batu Ampar, Seruyan Tengah, Suling Tambun, dan Seruyan Hulu mengeluh karena minim sarana pra sarana penunjang pertanian.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Atinita menuturkan bahwa keluhan-keluhan tersebut disampaikan langsung kepadanya saat melakukan reses dan dengar aspirasi langsung ke Daerah Pilihan III (Dapil III) beberapa waktu lalu, sehingga keadaan tersebut membuatnya mengimbau Pemerintah Daerah membuat kebijakan-kebijakan yang tepat dan pengawalan.
“Empat kecamatan itu banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada pertanian. Jadi, semestinya tindak penyeimbangan antara petani di kecamatan lain dengan kecamatan di sana. Hal tersebut dapat dilakukan melalui arah kebijakan pertanian,” tutur Atinita (Sabtu 4/2).
Politisi Partai Golkar itu menambahkan dengan adanya penyeimbangan tersebut, maka tidak ada lagi kesenjangan sarana pra sarana. Selain itu, peran petani sebagai penyuplai pangan (padi) menjadi dihargai. Demikian ini juga akan membuat petani-petani di Bumi Gawi Hatantiring tetap semangat dalam bertani.
“Oleh karena itu, kebijakan-kebijakan juga sejatinya harus memihak ke semua petani. Selebihnya, dukungan-dukungan dalam bentuk lain juga harus merata. Jangan sampai tidak. Semua demi kemakmuran masyarakat,” tambahnya.(YS/DN)








