
Kotawaringin News, Nasional – Jelang bulan Ramadan 2022 harga kebutuhan pokok mulai naik. Contohnya di Pasar Tradisonal Kota Banjar Jawa Barat.
Kenaikan terjadi tentunya pada minyak goreng, gula merah, gula pasir dan sejumlah bahan pokok lainnya.
Kenaikan harga-harga jelang Ramadan ini pun dikeluhkan oleh Hj. Cicih (52) selaku pedagang goreng-gorengan di Jalan Soediro.
“Apalagi masuk bulan puasa nanti. Saya bingung harus menjual dengan harga berapa sementara harga bahan pokok tidak bisa kompromi” Ujarnya saat diwawancara oleh Kotawaringinnews
“Paling solusinya saya harus mengurangi porsi ukuran beragam makanan takjil nantinya,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Edi Siswanto (48) pemilik Edi Chicken Binangkit mengeluhkan juga terkait kenaikan beberapa bahan pokok yang menunjang jualannya.
Seperti halnya dengan kenaikan harga ayam potong. Edi merinci,
“Harga ayam potong biasanya kisaran harga Rp18 ribu hingga Rp20 ribu /potong, perhari ini naik menjadi Rp24 ribu” tuturnya
Selain kenaikan harga ayam potong, Edi juga menjelaskan terkait kenaikan harga minyak goreng.
“Harga minyak goreng 1 liter Rp24 ribu kualitas premium. Sementara dipasar Banjar harganya bervariasi bahkan ada yang mencapai hingga Rp25.000, Kalau perkara harga daging ayam, stabil. Bisa naik turun. Tapi terkait harga-harga yang diatur harganya oleh pemerintah sulit sekali untuk turunnya.” Pungkasnya
Hj. Cicih juga Edi berharap semoga harga-harga cepat turun. Perekonomian kembali membaik apalagi untuk rakyat kecil seperti kami. Kenaikan harga-harga ini sangat membuat bingung dalam menaikan harga terutama untuk pembeli. (Ir)










