
Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, saat memberikan kitab suci Al-Qur'an secara simbolis kepada pengurus rumah tahfidz qur'an An Najah, yayasan panti asuhan Ar Rahman pondok pesantren Hidayatullah Lamandau. (Istimewa/Humas Pemkab Lamandau)
Kotawaringin News, Lamandau – Rumah tahfidz, menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan kepada anak-anak terhadap nilai-nilai agung yang terkandung dalam Alquran.
Bertempat di gedung LPTQ Lamandau, Selasa (20/10), Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, meresmikan rumah tahfidz qur’an An Najah, yayasan panti asuhan Ar Rahman pondok pesantren Hidayatullah Lamandau.
“Rumah Tahfidz adalah langkah tepat kita semua dalam upaya pembinaan berkelanjutan terhadap para penghafal Quran, sehingga mampu mencetak generasi penerus bangsa yang Islami dan Qurani,” ungkap Bupati Hendra Lesmana.
Dirinya menyebut, melakyi rumah tahfidz juga daoatt menjadi kesempatan untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin dan berperan penting dalam menumbuhkembangkan minat baca Alquran di kalangan masyarakat dan generasi muda Kabupaten Lamandau.
“Dengan adanya Rumah Tahfidz ini, diharapkan muncul ahli-ahli Quran dan para penghafal Alquran yang akan mensyiarkan agama di pelosok pelosok desa dalam wilayah Kabupaten Lamandau,” harapnya.
Dia menambahkan, selaku kepala daerah, Saya merasa bangga dan mengapresiasi berdirinya Rumah Tahfidz Qur’an An Najah tersebut. Dirinyapun berharap, kedepan akan bertambah lagi pendirian Rumah Tahfidz Alquran di kecamatan-kecamatan lainnya.
“Tujuannya tidak lain adalah untuk mempersiapkan generasi Islam yang berakhlak Qurani dan mencintai Alquran di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hendra Lesmana juga meminta kepada masyarakat Lamandau khususnnya umat muslim, untuk meningkatkan syiar Islam di Kabupaten Lamandau demi kemaslahatan umat serta menjadi bagian penting dalam mengaktualisasikan nilai-nilai universal Islam dengan baik dan benar.
“Serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis keimanan dan ketakwaan,” ucap orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu.
Di akhir sambutannya, Bupati Hendra juga berpesan kepada para santri agar menggunakan ilmu yang telah didapatkannya selama mengenyam pendidikan di pondok pesantren dan Rumah Tahfidz ini guna menghadapi dunia kerja dan menjadi benteng bagi akhlak di kemudian hari. (M/BH/K2)










