
Kotawaringin News, Lamandau – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, menjadi orang pertama di Kabupaten Lamandau yang melakukan pengisian blanko sensus penduduk secara online. Proses pengisian sendiri dipandu langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik Lamandau, Yul Ismardani di ruang kerja orang nomor satu di Kabupaten Lamandau tersebut, Senin (17/2/2020).
Dijumpai wartawan usai menyelesaikan pengisian data sensus penduduk online menggunakan handphone pribadinya, H Hendra Lesmana menyampaikan bahwa data kependudukan merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan arah pembangunan.
“Data yang akurat sangat penting untuk menentukan arah pembangunan, untuk itu sensus penduduk menjadi kebutuhan pemerintah untuk memetakan kondisi faktual pada masyarakat,” ungkapnya.
“Saya baru saja mengupdate data melalui sensus penduduk online ini, untuk itu saya mengajak masyarakat Kabupaten Lamandau untuk dapat memberikan data yang sebenarnya melalui petugas sensus maupun melalui sistem online ini, agar kedepan arah pembangunan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai proses pengisian data sensus penduduk menggunakan sistem online, Bupati Hendra Lesmana mengatakan bahwa proses tersebut mudah dilakukan dan tidak mengalami kesulitan. “Memang membutuhkan waktu, karena jumlah anggota keluarga sesuai data pada Kartu Keluarga (KK) juga mempengaruhi banyak dan tidaknya data yang harus diinput, namun secara umum mudah dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamandau, Yul Ismardani, mengatakan bahwa sensus penduduk online di Kabupaten Lamandau akan dilaksanakan mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020.
“Target sensus penduduk secara online di Kabupaten Lamandau sebesar 10 persen, sedangkan target seluruh Indonesia sebesar 22 persen, semoga hingga 31 Maret nanti kita dapat mengejar minimal 20 persen warga Lamandau yang terdata mengunakan sistem online ini,” ungkapnya.
“Selain petugas yang akan datang dengan cara door to door ke masyarakat, kita juga akan melaksanakan roadshow ke beberapa kecamatan untuk secara serentak memandu warga dalam penginputan data secara online,”imbuhnya.
Setelah selesai proses online sampai akhir maret nanti, lanjut Yul Ismardani, maka akan dilanjutkan dengan sensus penduduk secara manual mulai bulan Juli 2020.
“Kendala yang dihadapi yaitu belum meratanya jaringan internet di Kabupaten Lamandau, untuk itu kita akan maksimalkan pada daerah-daerah yang sudah terjangkau jaringan internet,”ucapnya.
Didampingi Kepala BPS Lamandau, Bupati Hendra Lesmana mengajak seluruh maayarakat Lamandau untuk mendukung program ini dengan memberikan data yang faktual untuk suksesnya sensus penduduk 2020.
“Pastikan Bapak Ibu tercatat, Sensus Penduduk Mencatat Indonesia,” tukas Bupati Lamandau. (BH)








