
DInding bangunan rumah korban yang tertimpa pohon (Iwan Rahmansyah)
Kotawaringin News, Nasional – Sebuah rumah milik Dadang Suherman (61) warga Lingkungan Banjar Kolot RT 03 RW 15 Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, roboh akibat gempa yang terjadi pada Jumat (14/04/23) sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar Kusnadi, melalui Kasi Darlog Yudi Andiana mengatakan rumah roboh milik Dadang tersebut memang kondisinya sudah tua dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada di ruangan bagian depan dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya mengakibatkan kerugian materil.
Selanjutnya puing-puing bangunan dievakuasi oleh masyarakat sekitar dibantu petugas kepolisian dan petugas BPBD Kota Banjar.
“Secara umum dampak gempa bumi sore tadi tidak begitu besar terasa di Kota Banjar. Namun, kami akan terus memantau kondisi lapangan,” ujar Yudi.
Sementara itu, BPBD Kota Banjar melaporkan tidak ada kejadian yang signifikan akibat gempa sore tadi.
“Memang cukup terasa gempanya. Alhamdulillah, di Kota Banjar aman. Namun, kami tetap akan memantau kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Seperti diketahui telah terjadi gempa tektonik 6,6 mengguncang Tuban, Jawa Timur. BMKG menjelaskan pemicu gempa kuat tersebut.
“Deep focus earthquake laut Jawa dipicu slab pull activity,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, kepada wartawan, Jumat (14/4/2023).
BMKG menerangkan gempa ini terasa hingga Garut, Pelabuhan Ratu, Bayah, Malingping, Labuan, Lembang, hingga Kota Banjar. Gempa terjadi pukul 16.55 WIB.
Adapun kedalaman gempa 632 Km. Titik koordinat gempa berada di 6,29 Lintang Selatan dan 111,92 Bujur Timur atau 68 Km Barat Laut Tuban. (IR)










