Menu

Warganya Meninggal Terjatuh di Jembatan Seusai Mabuk, Bupati Lamandau Perintahkan Untuk Basmi Penjual Miras

Kotawaringin News, Lamandau – Bupati Kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana geram setelah seorang pemuda RT 06 Kelurahan Nanga Bulik Kecamatan Bulik berinisial R (18) harus meregang nyawa dengan cara yang mengenaskan. Pemuda tersebut meninggal setelah mengkonsumsi miras jenis arak bersama 3 temannya yakni Rs, A dan G. Karena mabuk, korban terjatuh tergantung di bawah jembatan Box Culvert Samaliba dan meninggal dunia.

Adanya kasus tersebut, H Hendra Lesmana segera memerintahkan Satpol PP Lamandau untuk membasmi para penjual miras di wilayah Kabupaten Lamandau. Selain itu, dia meminta para penegak hukum untuk menangkap penjual miras tersebut. “Saya tegaskan, mari semua berantas miras ini dengan serius.”

Dia sudah memerintahkan Salpol PP untuk melakukan razia besar-besaran terhadap peredaran miras di wilayah Lamandau. Hendra pun menginginkan Lamandau terbebas dari peredaran miras. Pasalnya, selain membahayakan diri, miras dapat memicu kejahatan lainnya, seperti perkosaan. “Pemuda ini meninggal, pemicunya awalnya dari mabuk. Karena itu kita harus beranguskan akarnya. Artinya penjualnya harus ditangkap semua. Karena, gara-gara mabuk ini juga banyak kasus kejahatan seperti pemerkosaan, bahkan kepada anak dibawah umur.”

Seperti diketahui, Kapolres Lamandau, AKBP Titis Bangun HP melalui Kapolsek Bulik, IPDA Hadi Prayitno membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Pada Hari Selasa 12 Mei 2020 sekitar jam 06.30 WIB piket regu III Polsek Bulik mendatangi TKP penemuan mayat di gorong-gorong jembatan Jalan A Yani Kelurahan Nanga Bulik,” ungkap Kapolsek Bulik, IPDA Hadi Prayitno, SH saat dijumpai diruang kerjanya, Selasa (12/5/2020).

Adanya kejadian tersebut, lanjut Hadi, didasarkan pada laporan warga ke Polsek Bulik yang langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Kepolisian Sektor Bulik.

“Kronologis kejadian dari keterangan sementara para saksi, pada Hari Selasa (12/5/2020), sekitar jam 01.00 WIB korban bersama A, G dan Rs sedang mengkonsumsi minuman keras jenis arak sebanyak 2 botol, setelah mengkonsumsi minuman tersebut korban terjatuh ke gorong-gorong, akan tetapi jaket korban tersangkut besi, setelah itu korban di temukan dibawah gorong-gorong dalam kondisi tak bernyawa,” beber IPDA Hadi. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook