
Penjual getuk lindri terus berjalan menyusuri ramainya suasana perkotaan di siang hari, bahkan sore hari menjelang Magrib.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Memiliki cita rasa manis nan unik, tak heran jika makanan ringan getuk lindri cukup populer di kalangan para pecinta kuliner. Keberadaan penjual getuk lindri ini tak sulit ditemukan ketika melintas di jalan raya Kota Manis Pangkalan Bun, dan sekitarnya.
Bagi warga yang masih merasa asing, getuk lindri sebenarnya merupakan jajanan tradisional yang dibuat dari bahan berupa ketela pohon atau singkong. Getuk lindri biasanya dihidangkan dengan taburan kelapa parut di atasnya.
Tak hanya tampilannya saja yang menarik, getuk lindri biasanya juga disajikan dengan cara unik. Seorang penjual getuk lindri umumnya menjajakan dagangannya dengan menggunakan gerobak dilengkapi sebuah pengeras suara.

Ketika pengeras suara dinyalakan dan lagu dangdut mulai berdendang, puluhan bahkan ratusan pasang mata di jalanan pasti tertuju pada gerobak getuk lindri keliling ini.
Tak peduli jika dirinya sebenarnya menjadi pusat perhatian, gerobak getuk lindri ini terus berjalan menyusuri ramainya suasana perkotaan di siang hari, bahkan sore hari menjelang Magrib.
Tentu saja, hingga saat ini masih banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa pedagang getuk lindri selalu menyalakan musik dangdut dengan volume keras ketika berjualan.
“Bukan tanpa alasan, ternyata volume keras pada gerobak penjual getuk lindri ini merupakan strategi marketing mereka saat menjajakan dagangannya”.
“Ya ini sudah ciri khas mas, kalau lagunya sesuai selera penjual masing-masing,” tutur Yatmo, salah satu penjual getuk lindri di Pangkalan Bun saat dibincangi Kotawaringin News.
Strategi berjualan getuk lindri dengan gerobak dilengkapi pengeras suara ini rupanya terbukti ampuh menarik perhatian warga dan juga para pelanggannya.
Tidak sedikit bahkan, orang-orang yang sengaja membeli getuk lindri karena diselimuti rasa penasaran dengan pengeras suara dan lagu dangdut dari gerobak tersebut.
Setiap harinya, Yatmo berjualan getuk lindri dengan gerobak nyentriknya itu mulai dari pukul 07.00 sampai habis. Satu porsi getuk lindri tersebut dijualnya mulai dari harga seribuan.
Jadi bagaimana warga bisa penasaran dan bikin susah tidur nyenyak mendengar alasan penjual getuk lindri yang hobi menyalakan suara keras pada gerobak ketika menjajakan dagangannya ini. (yusbob)







