
Kotawaringin News, Lamandau – Tim Pengelola Kebun Desa (TPKD) Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, berbagi di Bulan Suci Ramadan. Sejumlah anak penyandang disabilitas yang tergabung dalam Yayasan Patmos Lamandau, diberi paket sembako.
Rinciannya, paket sembako tersebut berisi beras, telor, sirup, kue kaleng, mie instant, minuman bersoda dan jajanan lainnya.
Salah seorang warga, Wempi Ata Roworeke mengucapkan terimakasih kepada TPKD Tamiang. Banyak yang telah dilakukan TPKD untuk kebaikan. Mulai dari pembelian excavator, tenda, soundsistem, genset, listrik gratis, wifi gratis hingga program berbagi untuk sesama. Kemarin, awal puasa ini, TPKD Tamiang memberikan paket sembako kepada anak-anak penyandang disabilitas yang tergabung dalam Yayasan Patmos Lamandau.
“Bingung juga menggambarkan sosok abang Edi Manto (Ketua TPKD Tamiang). Beliau berniat baik untuk membangun Desa Tamiang. Mulai dari beli excavator hingga menggratiskan listrik untuk masyarakat. Sekarang memberikan santunan ke para anak disabilitas. Mudah-mudahan Tuhan selalu bersamamu bang,” ujarnya.
Dia berharap, banyak orang terinspirasi dengan kebaikan Ketua TPKD Tamiang, Edi Manto. Pun demikian, diharapkan banyak koperasi yang bisa mencontoh pengelolaan kebunnya dengan TPKD Tamiang. Bayangkan, dengan hanya mengelola sekira 100 hektare kebun kelapa sawit, dalam beberapa bulan saja TPKD Tamiang sudah menghasilkan miliaran rupiah. Selain itu, TPKD Tamiang ikut menekan angka pengangguran. Puluhan warga Desa Tamiang, bekerja dalam mengelola kebun desa tersebut.
Diketahui, menurut Ketua TPKD, Edi Manto, sejak dibentuk pada Agustus 2020 lalu, Tim Pengelola Kebun Desa (TPKD) Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau sukses mengelola kebun seluas 100 hektare yang merupakan limpahan dari salahsatu perusahaan besar swasta (PBS) sesuai akta perdamaian putusan Pengadilan Negeri Nanga Bulik nomor 1/Pdt/G/LH/2020/PN Ngb dan surat nomor 0217/PWP-LGL-JKT/VI/2020.
Sejak saat itu, TPKD Tamiang yang kini melibatkan sebanyak 72 warga masyarakat setempat dalam mengelola kebun itu berhasil membuktikan kerja nyata hingga kebun yang dikelolanya menjadi sumber pendapatan masyarakat dan desa setempat. Betapa, TPKD berhasil memperoleh keuntungan miliaran rupiah dan telah diserahkan kepada pemerintah desa (pemdes) setempat baik dalam bentuk uang maupun barang.
Beberapa barang yang dibeli dari hasil mengelola kebun desa itu antara lain satu unit exavator, satu set sound system, satu set tenda dan panggung berikut kursi, satu generator portable, terbaru yakni satu unit Caterpillar DE50E0 Diesel Generator Set dengan daya 50 kVA.
Selain sejumlah barang, TPKD juga memilki program sosial kemasyarakatan seperti bantuan rumah ibadah, membantu biaya pengobatan warga yang sakit termasuk memberi tali asih untuk keluarga duka. Terbaru ini, TPKD Tamiang berbagi paket sembako untuk anak-anak disabilitas. (BH/K2)










