
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Sukses Membina Narapidana, Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengajak para narapidana untuk belajar berwirausaha melalui program pembinaan kemandirian dan keterampilan.

Salah satu tujuan dari program pembinaan kemandirian dan keterampilan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah agar para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat mandiri dengan bekerja pada orang lain atau membuka usaha sendiri sehingga mereka dapat berguna di tengah- tengah masyarakat.

Ada beberapa program yang di laksanakan dalam pembinaannya, diantaranya berkebun hidroponik, meubleair, potong rambut, membuat kue dan menjahit yang sukses dillakukan Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun.
Dengan melalui pembekalan di berbagai bidang tersebut, diharapkan pada warga binaan permasyarakatan dapat produktif menghasilkan karya atau jasa yang bernilai jual.

Kepala Lapas Pangkalan Bun, Doni Handriansyah mengatakan, bahwa kegiatan pembinaan kemandirian yang banyak ini terwujud dengan dukungan dari berbagai pihak. Dalam prakteknya, Lapas Pangkalan Bun menggandeng Dinas TPHP Kobar, BLK Kobar, dan Dinas Perikanan Kotawaringin Barat.
“Kami berterima kasih kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Balai Latihan Kerja Kobar, dan Dinas Perikanan Kobar yang sudah memberikan pelatihan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan untuk keterampilan menanam menggunakan hidroponik, meubleair, potong rambut, pembuatan kue dan menjahit.” Ujar Doni, Senin 9 Januari 2023.
Dalam Program Pengelolaan Pembinaan Kemandirian tersebut berbuah manis, yaitu pada tahun 2022 Penerimaan Negara Bukan Pajak sangat memuaskan yaitu 122,3%. Berhasil disetor untuk negara sebesar Rp. 22.000.000 dan mampu melampaui target yang hanya sebesar Rp.17.990.000,-.
Dan Target PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) & Pelatihan terpenuhi dengan Pemberian Sertifikat terhadap WBP yang mengikuti pelatihan, dan Lapas turut serta dalam mendukung pemenuhan ketahanan pangan.
Doni menambahkan, melalui program pembinaan kemandiriannya, pihaknya berhasil meningkatkan kemampuan para WBP dan memberi kontribusi positif kepada Lapas serta masyarakat sekitar. (Risa)









