
[su_highlight background=”#ffffff”]Kotawaringin News, Polda Kalteng – [/su_highlight]Kotim (16/03/2021) – Kapolres Kotim jajaran Polda Kalteng bersama-sama dengan Dandim 1015-Sampit dan Dewan Adat Dayak Kotim, melaksanakan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan kemasyarakatan bertempat di Mushola Nurushy Suhada Jalan S. Parman Kecamatan MB. Ketapang, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.
Kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan silaturahmi dengan unsur Tokoh Masyarakat Madura yang ada di Kotim ini mengangkat Tema ” Keberagaman Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Eka dan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup Bangsa” dan sebagai Pemateri diberikan langsung oleh Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si, Dandim 1015-Sampit LETKOL. CZI. Akhmad Safari, S.H dan Ketua DAD Kotim Drs. Untung, M.Pd, yang dihadiri oleh Tokoh Masyarakat Madura Drs. H. Abdul Wahid MM dan para tamu undangan lainnya, dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan. (15/03)
Kegiatan ini dilaksanakan adalah dengan maksud secara umum agar terciptanya situasi Kamtibmas yang aman kondusif di masyarakat juga bertujuan terciptanya partisipasi dan kerjasama dari masyarakat itu sendiri dalam pemeliharaan Kamtibmas dilingkungannya, jangan sampai terpengaruh dengan faham-faham Radikal yang mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
Dalam arahannya Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si menjelaskan bahwa Polres Kotim siap Melayani setiap Kegiatan Masyarakat siapa saja, selanjutnya dalam kesehariannya mempunyai tugas pokok Menjaga Harkamtibmas khususnya di Wilkum Polres Kotim sehingga tercipta sutuasi yang aman dan Kondusif, dalam hal ini Polres Kotim tidak pernah tebang pilih dalam Penegakan Hukum, selanjutnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diera globalisasi yang perlu diantisipasi adalah Media Sosial yang sangat mudah diakses untuk menyebarkan Hoax, Isu SARA da Konflik harus diantisipasi dan ditangani secara serius agar tidak semakin berkembang, oleh karenannya Jagalah Silaturahmi, mari saling membaur antar Suku dan Agama di Kotim ini, agar dapat tercipta hubungan yang Harmonis saling menjaga satu sama lain.
Kemudian Arahan dari Dandim 1015 Sampit bahwa Tugas TNI adalah menjaga Keutuhan Persatuan, Kedaulatan, Keselamatan Bangsa dan yang paling utama juga adalah Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala macam bentuk ancaman serta gangguan, baik yang datangnya dari Dalam Negari maupun dari Luar Negeri, oleh karenanya sangat diperlukan peran serta warga masyarakat agar tetap memelihara Persatuan dan Kesatuan jangan sampai terpapar dengan faham-faham Radikal untuk menentang Pemerintah dan Negara.
Dan Terakhir adalah arahan dari Ketua DAD Kabupaten Kotim yang menekankan bahwa selama ini Pihaknya selalu melakukan koordinasi yang baik dengan Tokoh Masyarakat Madura di Kabupaten Kotim mengenai isu – isu yang berkembang dan dapat berdampak konflik Sosial, oleh karenanya sangat perlu untuk terus dilakukan deteksi terhadap media sosial yang dapat menimbulkan Konflik Sosial, selanjutnya menerangkan bahwa Dalam hukum adat Dayak semua perlakuan sama dalam hal ini Pihak DAD Kotim tidak pernah mengalahkan Orang dan tidak memenangkan Orang tetapi meluruskan permasalahan dengan cara mufakat, oleh karenanya Beliau mengajak agar semua Pihak dapat Saling menjaga hubungan Silaturahmi pembauran agar tercipta situasi tertib dan Harmonis. (Hums-Spt)







