
Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng mengeluhkan penurunan penjualan ikan hasil tangkapan mereka karena dampak pandemi Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, Selasa (9/3/2021)
“Iya, Corona ini sangat berpengaruh kepada penghasilan kita (nelayan). Imbasnya ke kebutuhan rumah dan kita juga bingung mau jual kemana kalau situasi seperti ini,” kata Jumariya Uyung (45 tahun), salah seorang nelayan tradisional di TPI Kumai.
Ia mengaku dalam sebulan terakhir ini ada penurunan pembeli ikan laut sehingga para nelayan kebingungan dalam memasarkan hasil tangkapan mereka, ucapnya.
“Karena biasanya sebelum Corona ini ada pelanggan yang datang dari luar memesan. Kalau sekarang kita bingung mau jualnya juga,” katanya.
Jumariya mengungkapkan dengan kondisi seperti ini banyak pesanan yang ditunda karena biasanya ia mengirimkan ikan hasil tangkapannya langsung ke pemesan di sejumlah wilayah di luar Kota.
“Banyak pesanan kita, dan daerah lainnya yang ditunda. Biasanya kita kirim lewat kapal, kalau kita bersaing dengan Pontianak kita kalah harga”, ujar Jumariya.
Ia berharap pemerintah agar memperhatikan kondisi para nelayan yang terdampak Covid-19 ini dan memberikan perlindungan serta pemberdayaan bagi keluarga nelayan.
“Kita berharap untuk saat ini ada perhatian dari pemerintah. Karena saat ini tidak merata dan hanya sekedar simbolis, cuman kita berharap saja. Paling kemarin juga kita dapat bantuan beras saja, itu juga ada yang dapat, ada juga yang tidak,” kata salah satu nelayan yang tidak mau menyebutkan namanya. (yusbob)









