
Ilustrasi gantung diri
Kotawaringin News, Nasional – NT (24) karyawati yang nekat bunuh diri diduga memiliki masalah pribadi yang besar hingga nekat gantung diri di kontrakannya. Hal itu terungkap dari surat yang ditulisnya sebelum bunuh diri. Surat itu ditulis dengan tangan dan ditemukan di rumah kontrakannya.
Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sadjab mengatakan, penuturan keluarga NT memang memiliki masalah pribadi. Namun keluarga tidak menjelaskan permasalahan yang dialami NT.
“Dari penuturan keluarga mengatakan kalau dia memiliki masalah,” katanya, Rabu (4/11).
Isi surat tersebut berbunyi “Semua yang aku alami saat ini benar-benar membuat aku enggak kuat lagi. Tidak ada tempat buat menyelesaikannya. Hari ini aku benar-benar menyerah. Masalah yang kuhadapi ini tidak ada teman buat curhat. Saudara juga hanya bisa menasihati, tapi tidak ada yang mau membantu menyelesaikan masalah yang aku alami ini. Aku memilih bunuh diri karena saya sudah tidak sanggup menghadapinya sendirian. Tuhan jika memang aku lakukan ini dosa besar, ampunilah aku dan aku siap masuk nerakamu. Buat orang-orang yang aku sayang, maafin aku sudah menyusahi kalian. Buat mama sama ayah, maafin aku enggak bisa bikin bahagia. Selama hidup aku hanya menyusahi kalian dan sampai akhir hidupku juga aku bisanya nyusahin kalian,”
Dikutip dari merdeka.com SNT ditemukan sudah tak bernyawa dalam rumah kontrakan semalam. Ketika ditemukan, NT tergantung di jendela kontrakannya. “Ketika pintu rumah kontrakan korban diketuk tidak ada jawaban. Lalu saksi mengintip ke jendela samping pintu rumah kontrakan dan melihat adanya kepala yang bersandar di jendela yang tertutup horden,” ungkap Ibrahim.
Melihat NT tergantung, saksi pun kaget dan memanggil tetangga lain dan saksi melihat adanya tali seperti kain yang terikat di atas teralis ventilasi jendela.
“Kemudian kedua saksi memanggil pemilik kontrakan tempat korban. Dan dilaporkan ke polisi,” paparnya.
Tak lama, tim Inafis datang ke lokasi dan melakukan pengecekan. Jasadnya juga langsung dievakuasi. Lalu korban dibawa ke Rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Dari hasil identifikasi Inafis didampingi oleh teman sejawat korban didapat hasil bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan. Ditemukan cairan di celana dalam korban. Tidak ada kerusakan pada teraslis dan pintu dalam keadaan terkunci,” tutupnya.










