
Sekda Lamandau Sampaikan Paparan di Kegiatan Sub-National Inception Workshop Kalteng. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Selasa (16/3/2021) Sekretaris Daerah Kab. Lamandau M. Irwansyah, SP., MP. mengikuti kegiatan Sub-National Inception Workshop Provinsi Kalteng yang dilaksanakan via Zoom Meeting dengan seluruh Pemerintah Kab/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah. Pada kesempatan tersebut Sekda juga mendapat kesempatan untuk memberikan paparan mengenai Program Pemerintah Daerah Kab. Lamandau dalam pengelolaan SDG (Sumberdaya Genetik) Lokal serta potensi dan keragaman genetic SDG lokal padi, ubi talas, ubi uwi, cengkeh, dan pala di Kabupaten Lamandau. Dari Kabupaten Lamandau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga mengikuti acara tersebut.
Dalam paparan nya, Sekda mengatakan Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pertanian dan Perikanan sebelumnnya telah bekerja sama dengan BPTP Prov. Kalteng melakukan proses inventarisasi dan penelitian SDG asli lokal untuk didaftarkan sebagai kekayaan alami khas Daerah Kabupaeten Lamandau yaitu : jenis padi lokal dan jenis umbi. Jenis padi lokal memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik, mempunyai rasa, aroma serta ukuran beras yang beragam.
Pada data luas pertanaman, produks, penyebaran, produk SDG Lokal di Kabupaten Lamandau terdapat Uwi-talas dengan luas tanam 29 hektar, penyebarannya di 8 kecamatan, dan produk olahan dari Uwi-talas adalah Coto dan Kripik. Kemudian Uwi-ubi masih belum tercatan luas tanamnya, penyebarannya di kecamatan Delang dan Sematu Jaya, dan produk olahan dari Uwi-ubi adalah Sayur. Lalu padi dengan luas tanam 1.881,3 hektar, penyebaran di 8 kecamatan, dan belum ada produk olahnnya. Sedangkan untuk cengkeh dan pala masih belum ada data terkait.
“Pemerintah Kab. Lamandau mendukung pelestarian dan pemanfaatan SDG melalui inventarisasi dan pendaftaran varietas, pengembangan melalui demplot dan promosi produk segar melalui pemecahan rekor Muri Produk Olahan dari Keladi/Talas. Kemudian mendorong penggunaan bahan-bahan pangan lokal untuk acara-acara yang dikelola oleh Dinas/Badan, PKK/organisasi wanita” Ungkap Sekda dalam paparannya.
“Kami juga berharap adanya penelitian lanjutan diantaranya konsep pertanian konservasi lahan kering khususnya tanaman padi lokal dan jenis talas terutama yang telah terdaftar guna menjamin ketersediaan sumber daya genetik guna mendukung program pemulihan tanaman pada masa yang akan datang.” Tutup Sekda diakhir paparannya. (S/BH/K2)










