
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Jumlah pasien Covid-19 di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, terus melonjak, instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun saat ini penuh oleh pasien terkonfirmasi Covid-19 maupun suspect.
“Sehingga RSSI Pangkalan Bun perlu ada penambahan perluasan ruang isolasi dan penambahan sumbernya manusia (SDM).” Selasa (6/7/2021).
Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr. Fachruddin, bahwa saat ini pasien terkonfirmasi yang menjalani perawatan 137 orang, dan ada 12 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 maupun suspect yang masih menunggu di IGD, karena ruang isolasinya sudah penuh.
Bahkan menurut, dr Fachrudin masih ada yang tertahan sekitar 12 orang di IGD menunggu pasien yang ada di ruang perawatan dinyatakan sembuh.
Sehingga lanjut Fachrudin, memang perlu adanya perluasan dan penambahan sumberdaya manusianya,” kata dr Fachruddin, saat meninjau lokasi perluasan ruang isolasi pasien Covid-19.
Fachruddin menjelaskan, bahwa peninjauan yang dilakukan di RS Kesuma, RS Muhammadiyah dan ruang isolasi di LPTQ, secara ruangan sudah siap.
“Namun, kata dr Fachrudin saat ini yang perlu disiapkan seharusnya dari sisi sumber daya manusianya.”
Bahkan, untuk memfungsikan salah satu rumah sakit perluasan misalnya Muhammadiyah ini saja, perlu 26 orang tenaga terdiri dari mayoritas perawat, cleaning servis, tenaga Farmasi tenaga gizi. Mereka ini bertugas jaga shift siang dan malam, terang Fachrudin.
“Saat ini pemerintah daerah memikirkan SDM nya dulu kalau ingin membuka perluasan, apabila SDM nya tidak ditambah dan hanya mengandalkan nakes dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun itu tidak memungkinkan.”
Karena, kata dr Fachrudin tenaga rumah sakit saat ini juga sangat kekurangan, dengan penambahan terus ruangan,” pungkasnya. (Yusbob)









