
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Satgas Gabungan Covid-19 Kotawaringin Barat (Kobar), melaksanakan razia operasi dalam skala besar di sejumlah Cafe-cafe dan tempat berkumpulnya masa untuk dilakukan Swab Antigen secara acak.
Dalam Razia gabungan skala besar tersebut tampak tiga Pengunjung Pangkalan Bun Park (PP) ketakutan dan menangis dan ketakutan saat mau diambil Swab Antigen, Sabtu (22/5/2021) malam.
Saat petugas mengacak pengunjung yang hendak di swab, tiga orang tersebut merasa ketakutan, “tolong pak jangan disuntik pak saya takut”, kata salah satu dari tiga Pengunjung yang mau di swab.
Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah, Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro, dan Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Nav Rudy Kurniawan ikut serta dalam kegiatan
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah mengatakan, kami laksanakan patroli dan kami pastikan seluruh UMKM ini sudah selesai pada pukul 21.00 beroperasional, mengingat penyebaran Covid-19 di Kobar masih tinggi.
Pengambilan sampel berupa antigen dan jumlahnya variasi ada yang 24 bahkan ada yang sampai 8, sampai detik ini semuanya masih kami masih belum menemukan yang positif, kata Devy Firmansyah.
Sementara itu Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Arh Drajad Tri Putro mengakatatan, sedikit melihat situasi terbaru bawa ke provinsi tetangga kita di sana itu malah masih tinggi bahkan ada yang nomor satu di Indonesia dan datanya ada.
Dengan adanya penegakan seperti ini supaya tingkat penyebaran covid-19 tidak terlalu tinggi, tidak ada masyarakat yang tertular, tetap ikuti anjuran pemerintah dan terapkan protokol Kesehatan, kata Letkol Arh Drajad Tri Putro.
Satgas gabungan bersama Polres Kobar dan Lanud Iskandar yang diketuai oleh Bupati itu melaksanakan tindakan nyata di lapangan saya menghimbau kita juga melaksanakan pendekatan dan melaksanakan secara acak Ini Salah satu tindakan kita nyata di lapangan, tegas Letkol Arh Drajad Tri Putro.
Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Nav Rudy Kurniawan menyebutkan, Kegiatan yustisi malam ini adalah salah satu bentuk koordinasi yang dilaksanakan bersama TNI-PLOLRI dan instansi terkait.
Lanjut Danlanud, tepat untuk melaksanakan sosialisasi pendekatan secara humanis yang kita laksanakan, harapannya adalah agar tumbuh kesadaran dalam diri masyarakat tetap apa pentingnya kita melaksanakan kesehatan.
Kegiatan ini bukan semata-mata untuk menakuti tetapi lebih ke humanis yaitu kita melaksanakan secara sosialisasi menumbuhkan kesadaran dari diri dalam masyarakat itu sendiri, terang Letkol Nav Rudy Kurniawan. (Yusbob)









