
Manajemen PT HHK-SBE menyerahkan bantuan sarana air bersih untuk 14 rumah warga di RT 01 RW 01 Desa Pangkalan Muntai, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, Kalteng, Kamis (10/2/2021). (Istimewa)
Kotawaringin News, Sukamara – PT Harapan Hibrida Kalbar-Sungai Bila Estate (HHK-SBE), Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group memberikan bantuan sarana air bersih untuk warga Desa Pangkalan Muntai, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (10/2/2021).
“Bantuan satu set sarana air bersih ini terdiri dari satu unit sumur bor, tower cor beton, profil tank dan instalasi pipa induk sampai ke depan rumah warga, sebagaimana kita tahu, air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” kata General Manager (GM) PT HHK-SBE Pelita Peranginangin saat ditemui di lokasi usai kegiatan penyerahan bantuan.
Ia melanjutkan bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk warga sekitar wilayah kerjanya. Program ini juga merupakan wujud kepedulian perusahaan dengan lingkungan di sekitarnya.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, bisa bermanfaat bagi warga, dan hubungan yang sudah baik bisa terjalin lebih erat lagi. Selain bantuan sarana air bersih ini, kami juga melakukan rehab dan pengecatan Musala Al Jihad di desa ini, pengerjaan program CSR ini dilakukan oleh Tim Security PT HHK-SBE,” ungkap dia.
Ditemui di tempat yang sama, Kepala Tata Usaha (KTU) PT HHK-SBE Muhammad Hatta mengatakan pembangunan sarana air bersih ini menggunakan dana CSR PT HHK-SBE sebesar Rp40.560.088,- yang terdiri dari pembuatan satu unit sumur bor, satu unit tower cor beton, satu unit profil tank dan instalasi pipa induk PVC sampai di depan rumah-rumah warga.
“Penerima bantuan sarana air bersih ini ada 14 rumah di RT 01 RW 01 yang lokasinya di rawa-rawa. Sehingga dengan adanya sarana air bersih ini, warga bisa terbantu,” kata dia.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pangkalan Muntai Irwandi mengapresiasi bantuan ini. Ia berharap komunikasi yang baik bisa terus terjalin dan program perusahaan bisa sinergi dengan program pembangunan di desa-desa sekitarnya.
“Kami berharap komunikasi bisa terus terjalin dengan baik antara perusahaan dengan kami di desa. Kemudian bagi warga penerima, agar aset ini bisa dimanfaatkan dan dijaga agar bisa terus berfungsi dengan baik,” pesan dia. (AL/Rls/K2)










