Menu

Protes Jika Harga Sembako Murah Melebihi Rp125 Ribu

Kotawaringin News, Lamandau – Bupati Kabupaten Lamandau, H Hendra Lesmana meminta kepada seluruh toko yang ditunjuk pemerintah dalam menjual sembako murah, tidak menaikan harga.

Program sembako murah ditujukan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Lamandau ditengah pandemi Covid-19. Sebagai acuan, bantuan paket sembako murah ini berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, mie instan 1 dus serta ikan kaleng 465 gram. Masyarakat yang telah memegang kupon yang telah didasarkan pada Kartu Keluarga (KK) dapat membeli dengan harga Rp125 ribu. “Protes ke penjualnya jika melebihi dari harga 125 ribu rupiah. Pokoknya dari kami (Pemkab Lamandau) masyarakat menebus dengan harga itu (Rp125 ribu), jangan lebih,” ujar dia yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, Selasa 28 April 2020.

H Hendra mengaku belum mendapat laporan adanya penaikan harga sembako murah tersebut. Dia menekankan, jangan sampai ada yang memainkan harga jual sembako murah tersebut. Apalagi, sembako murah ini sebagai langkah Pemkab Lamandau untuk membantu masyarakat secara ekonomi, dalam menghadapi wabah Covid-19 tersebut. “Itu di mana? Laporkan kalau ada. Saya belum ada laporan.”

Sementara itu, di media sosial facebook, ada masyarakat yang mengeluh dengan harga jual sembako murah tersebut. Akun bernama Dhinda Dhinda Diin mengungkapkan kekesalannya karena harus membayar Rp130 ribu untuk sepaket sembako murah. “Suruh nebus 130 (ribu rupiah),” tulis dia di kolom komentar pada share berita berjudul ‘Giliran Sembako Murah di Sematu Jaya dan Bulik Segera Dilaksanakan’.

Komentar tersebut, mendapat sejumlah balasan dari netizen lainnya. Seperti akun facebook Muzayanah yang menyuruh untuk melaporkannya. “130 (ribu rupiah) harus dilaporkan. Karena kesepakatan 125 (ribu rupiah).” (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook