
[su_highlight background=”#ffffff”]Kotawaringin News, Polda Kalteng – [/su_highlight]Kotim – Jajaran muspika Kecamatan Kota Besi telah mempersiapkan diri guna menghadapi ancaman bencana alam berupa kebakaran hutan dan lahan dimana saat ini sudah mulai memasuki musim pancaroba peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Kamis (18/03/2021)
Salah satu titik hotspot terbanyak juga terdapat di kalimantan tengah khusus nya meliputi kotawaringin timur yang juga merupakan langganan karhutla, untuk itu kami dari jajaran muspika menyiapkan diri guna menghadapi bencana tersebut. Komitmen yang di bangun di Kota Besi adalah dengan membangun posko Karhutla di tempatkan di Koramil Kota Besi sebagai markas komando kami dalam memantau situasi wilayah saat pemadaman api karhutla.
Saat dikonfirmasi Kapolres Kotim AKBP ABDOEL HARRIS JAKIN S.I.K., M.Si. Melalui Kapolsek Kota Besi IPTU ERIK ANDERSEN, S.T.K, M.H, S.I.K mengatakan kami sudah menyiapkan peralatan karhutla berupa mobil sebanyak 1 unit, 1 unit tossa,2 unit kendaraan motor, 5 unit mesin air robin dan 500 meter panjang selang yang kita siapkan. Selain dari segi peralatan kita juga lengkapi personil yang mengawaki yakni terdiri dari TNI Polri, BPBD Kabupaten, BPBD Kecamatan dan kami gandeng juga tim Masyarakat Peduli Api yang ada di setiap desa-desa di Kecamatan Kota Besi. Kami juga akan berkordinasi dengan Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan untuk membantu membackup apabila kami kekurangan armada dan lain sebagai nya. Kita harapkan semoga masyarakat lebih sadar akan kingkungan dan bijak dalam membuka lahan agar tidak terjadi karhutla, karena kita juga sudah sosilisasikan Maklumat Kapolda Kalteng No 1 Tahun 2021 tentang sanksi pidana pelaku karhutla. (Kapolsek Kota Besi)







