
KNews, Polres Katingan jajaran Polda Kalteng – Polres Katingan bersama dengan Instansi terkait seperti Dinas Pendidikan, Disdukcapil dan LSM Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) melakukan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal terhadap berkas penerimaan anggota Polri Terpadu (Akpol, Bintara dan Tamtama) T.A. 2021, bertempat di Aula Bhayangkara Polres Katingan, Sabtu (10/4/2021) pukul 08.00 Wib hingga pukul 22.00 Wib.
Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, S.I.K., M.H. yang didampingi oleh Wakapolres Katingan Kompol Hemat Siburian, S.H. dan Kabagsumda Polres Katingan Kompol Suratno, mengatakan agar seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri terpadu dapat menjauhkan diri dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sehingga tidak ada biaya pungutan serta memegang teguh prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis (BETAH) dan Clear and Clean.
Guna menjamin prinsip penerimaan anggota Polri yang menjadi jargon pada setiap proses penerimaan anggota Polri maka proses rekrutmen calon anggota Polri ini melibatkan banyak pihak. Kita melibatkan pengawas internal maupun eksternal seperti LSM maupun Instansi terkait,”terang Kapolres Katingan saat acara pembukaan.
Diketahui, ada 100 orang pendaftar yang telah dilakukan pemeriksaan berkas pendaftarannya di Pabanrim Polres Katingan dengan rinciannya, pendaftar Akpol sebanyak 3 orang laki-laki, Bintara Polri Tugas Umum (PTU) sebanyak 86 orang terdiri dari 70 laki-laki dan 16 wanita, Bintara Polri Teknologi Informasi 7 orang laki-laki, Tamtama Brimob sebanyak 6 orang laki-laki.
“Untuk pengumuman hasil kelulusan akan dilakukan rapat Internal terlebih dahulu untuk menentukannya dan akan diumumkan pada hari Minggu tanggal 11 April 2021 (red, hari ini),” terangnya diusai acara.










