
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Para pedagang di pasar Sungai Bulin atau pasar Sadar, kurang lebih satu bulan pindah dari pasar Korindo kerap dirundung gelisah. Mereka tak tenang berdagang lantaran tempat baru yang mereka tempati lebih sering sepi pengunjung.
Kebanyakan pedagang mengalami stagnasi pendapatan hingga mengalami kerugian.
Dwi pedagang di pasar Sungai Bulin , salah satunya. Penjual sayur dan ikan yang menempati salah satu kios mengaku sempat merugi ketika awal berjualan. Untuk mengatasinya, ia hanya menjual beberapa jenis sayur dan ikan yang paling cepat laku.
“Saya sudah hampir sebulan di sini. Sepi sih. Jarang-jarang ada yang belanja di sini,” ujarnya saat ditemui, Senin (18/10/2021).
Pasar sungai bulin yang baru saja diresmikan tersebut ternyata sudah dihuni puluhan pedagang sejak bulan lalu. Dwi menilai pengunjung yang sepi disebabkan malas ke lokasi pasar, tidak seperti pasar terdahulu yakni pasar Korindo yang ramai pengunjung.
“Kayaknya gara-gara malas lewat sini cuma itu saja sih. Kalau pas naik motor khususnya,” tutur Dwi.
Ketidakpuasan atas kondisi pasar Sungai Bulin yang sepi juga diungkapkan oleh Ida salah satu pedagang ia menuturkan belum bisa mengalokasikan keuntunganya, ia berjualan hanya untuk bisa membayar seles saja.
Karena itu, ia ingin agar pasar Sungai Bulin bisa dikemas dengan konsep yang ada. Setiap pasar harus memiliki ciri khas pada produk yang dijual sebagian besar pedagangnya.
“Jujur saya belum puas. Ini dagangan saya lihat masih sepi ya. Harusnya bisa di dorong supaya warga ramai di sini karena ini di tengah permukiman penduduk juga seperti saat masih di pasar Korindo,” ujarnya saat ditanya media ini. (Yusbob)









