
Anggota DPRD Kobar Mina Irawati. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mina Irawati, menegaskan bahwa peran perempuan dalam pembangunan daerah sama pentingnya dengan peran laki-laki. Pernyataan ini disampaikan Mina dalam sebuah forum yang membahas mengenai peran serta perempuan dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Kotawaringin Barat, yang berlangsung pada Senin (25/11) di Pangkalan Bun.
Menurut Mina Irawati, perempuan di Kobar tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai sektor pembangunan. Peran mereka dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, sangat vital untuk mencapai tujuan bersama yaitu mewujudkan Kotawaringin Barat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Selama ini, kita sering kali melihat perempuan sebagai figur pendukung dalam pembangunan. Padahal, perempuan memiliki kontribusi yang sangat besar, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan program pembangunan yang ada di daerah kita,” ujar Mina. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya tergantung pada sektor formal, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, Mina Irawati juga menyoroti pentingnya memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan, baik di level keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada kebutuhan semua lapisan masyarakat.
Mina juga menyampaikan bahwa DPRD Kobar akan terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan perempuan, termasuk pendidikan, pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh perempuan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan kunci utama untuk menciptakan kesejahteraan yang merata.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, Mina Irawati juga mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa perempuan adalah penjaga lingkungan. Banyak perempuan di Kobar yang terlibat dalam kegiatan konservasi alam, seperti penghijauan dan pengelolaan sampah, yang turut mendukung keberlangsungan hidup masyarakat. Hal ini perlu diakui dan diberi penghargaan lebih.
Sebagai penutup, Mina menegaskan bahwa peran perempuan dalam pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat tidak boleh dianggap remeh. “Kami di DPRD akan terus memperjuangkan hak-hak perempuan dan memberikan dukungan penuh kepada mereka yang ingin berperan lebih dalam membangun daerah ini,” katanya. Ia berharap bahwa ke depan, perempuan di Kobar akan semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. (Yus)










