
Kampung Sega yang terletak di bantaran Sungai Arut, Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi kawasan wisata baru.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Konektivitas antara infrastruktur perhubungan dengan pusat ekonomi yang direalisasikan melalui Waterfront City (WFC) diyakini akan mampu memberikan dampak dan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, Senin (1/2/2021).
Bukan hanya itu, keterhubungannya dalam proyek infrastruktur susur sungai arut ini bisa memicu pemerataan ekonomi di Kotawaringin Barat.
Upaya sinergi tersebut diharapkan bisa dilakukan dalam program yang lebih luas lagi. Imbasnya akan muncul banyak keterpaduan infrastruktur yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Kotawaringin Barat.

Selain bertujuan mewujudkan lalu lintas berkeselamatan, ini juga dimaksudkan untuk mempererat sinergi yang menjadi tulang punggung penyediaan sistem transportasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ucap Juni Gultom.
Oleh sebab itu, untuk mewujudkan perluasan integrasi tersebut, Dinas PUPR akan melanjutkan lagi pembangunan WFC, kata Kadis PUPR Juni Gultom.
Adanya keterpaduan infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi di berbagai wilayah, terang Juni Gultom.
Bila nanti transportasi lancar, akan mendorong investor untuk mau menanamkan modal serta meningkatkan investasi, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri, terang Juni Gultom.
“Sebaliknya, jika sarana transportasi satu daerah mengalami kegagalan dan hambatan seperti macet, bukan mustahil akan menyebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” kata juni Gultom. (yusbob)









