
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, menjadi solusi masalah pengangguran yang meningkat akibat pandemi COVID-19 di Kotawaringin Barat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) Kobar, Ir Hepy Kamis mengatakan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) diharapkan peserta pelatihan lebih produktif dan nantinya memperoleh pendapatan yang lebih baik.
“Pelatihan kerja dan keterampilan juga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan profesional serta membantu mengurangi angka pengangguran kerja di Kotawaringin Barat,” kata Hepy Kamis, Selasa (27/4/2021).
Dalam pelatihan keterampilan ini, Dinsnakertrans Kobar menggandeng sejumlah pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang ada di Kobar.
Pelatihan keterampilan yang diadakan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, ucap Hepy Kamis.
Sebanyak 50 peserta yang berasal dari masyarakat prasejahtera mengikuti pelatihan yang diselenggarakan gratis selama tiga hingga lima hari.
“Pelatihan tidak mengenal strata atau status orang. Kolaborasi ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan keterampilan kerja tersebut, selain menstimulasi para peserta dalam berwirausaha juga dapat menciptakan SDM yang berkualitas serta profesional sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Kobar.
“Pelatihan ini melahirkan orang-orang yang siap, tangguh dan mampu melakukan inovasi. Dengan mempersiapkan keterampilan diri dan sumber daya manusia kita siap menghadapi situasi ini,” kata Hepy Kamis.
Diharapkan dari pelatihan ini, para peserta yang awalnya mendapatkan pekerjaan, kemudian membuka lapangan kerja yang bisa berkembang lebih baik dalam situasi apapun.
“Keinginan kita dari pelatihan ini, mereka berwirausaha karena bisa membuka lapangan kerja. Tidak harus mencari kerja di tempat orang, tapi mereka bisa mandiri,” kata Hepy Kamis.
Program pelatihan keterampilan kerja ini cukup diminati oleh masyarakat, terbukti dari jumlah pendaftar kegiatan pelatihan keterampilan, pungkasnya. (Yusbob)









