
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Penjual Pentol
di taman Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Siti Nurjanah, hanya bisa pasrah kala pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Kebijakan ini berlanjut pada penyekatan dalam kota, kebijakan ini sangat berdampak pada usaha yang menjadi tumpuan keluarganya.
“Waktu ada kebijakan masyarakat dibatasi sampai jam 21.00 WIB sudah kena dampak. Ini ada lagi PPKM level 4 dan ada Penyekatan dalam kota. Dampaknya lebih berat,” ujarnya, Sabtu (14/8/2021), malam.
Seperti halnya kebijakan PPKM level 4, kebijakan Penyekatan dikeluarkan pemerintah untuk mengurangi mobilitas masyarakat dengan harapan cepatnya laju penyebaran Covid-19 bisa ditekan.
Namun kebijakan itu sangat terasa bagi semua pedagang khususnya yang berjualan di taman Bundaran Pancasila, sudah berapa hari ini jualan saya sepi mas hanya bisa untuk bertahan hidup, kata Siti Nurjanah.
Sementara bagi Siti Nurjanah yang hidupnya bergantung pada pendapatan harian, dampak kebijakan yang dijalankan sejak 7 Agustus 2021 itu sudah dirasakannya sejak hari pertama kebijakan diterapkan.
Selama ada Penyekatan dalam kota, ia hanya bisa berjualan seorang diri di taman ini. Padahal biasanya dia bisa berjualan dengan pedagang yang lainya.
Selama 3 tahun lebih saya berjualan, baru kali ini saya benar-benar merasakan dampak yang luar biasa, ucapnya.
Ia nekad berjualan walau seorang diri, sembari mengharapkan ada pembeli yang menghampirinya.
Kalau saya tidak jualan, dari mana saya mendapatkan penghasilan, terus terang saat ini saya berjualan untuk bertahan hanya cukup buat makan saja, ucap Siti Nurjanah.
Sebelum ada Penyekatan dalam kota, ia bisa menabung namun kali ini hanya bisa bertahan buat makan saja.
Saat ditanya selama berjualan apa ada petugas yang berkata kurang menyenangkan, ia menjawab Alhamdulillah bapak-bapak petugas baik-baik semua.
Selama ini bapak-bapak petugas hanya menyampaikannya secara humanis dan bersahabat sekali, belum pernah saya mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan, ucapnya.
Ia berharap semoga Pandemi COVID-19 ini segera berlalu, dan bisa berjualan dengan normal lagi, tandasnya.(Yusbob)







