Mukhtarudin: Maraknya investasi berkedok koperasi, Masyarakat Diminta Berhati-hati

banner 468x60

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Praktik investasi yang berkedok koperasi belakangan ini marak terjadi dan telah merisaukan masyarakat luas di Indonesia. Hingga saat ini, tak sedikit yang menjadi korban praktik cuci uang, rentenir juga investasi bodong.

Anggota DPR RI dapil Kalteng dari Fraksi Golkar DRS H. Mukhtarudin mengatakan, pihak-pihak yang telah menggunakan nama koperasi harus disiplinkan, hal itu bertujuan agar tidak meresahkan warga dan menjatuhkan citra koperasi itu sendiri.

banner 336x280

Belakangan ini marak kasus investasi bodong yang berkedok koperasi. Pihak tak bertanggung jawab ini tentunya meresahkan banyak pihak.

“Selalu berhati-hati dalam berinvestasi dan waspada,” kata Mukhtarudin via WhatsApp, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya, koperasi sebagai kedok untuk lakukan praktek seperti perbankan. “Masalah seperti itu yang akan harus segera di tuntaskan,” jelas Mukhtarudin.

Lebih lanjut, Mukhtarudin meminta pihak perbankan lakukan kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia mengimbau, koperasi jangan dijadikan sebagai tempat pencucian uang atas kedok dari praktek perbankan juga praktik rentenir.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak ditindaklanjuti dikhawatirkan nantinya dapat merusak citra koperasi dalam pengembangan ke depannya, terang Mukhtarudin.

“Nama koperasi harus di jaga, karena koperasi adalah konsep ideal dalam sistem ekonomi kerakyatan,” tambah Mukhtarudin.

Tak hanya itu. Mukhtarudin mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait praktek ilegal yang berkedok koperasi.

Ia menegaskan, agar segera ditertibkan masalah tersebut.
“segera tertibkan, tindak dan bekukan ijinnya jika ada koperasi yang melakukan praktek-praktek yang melanggar perundangan. pungkasnya. (Yusbob)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *