
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun di Indonesia membuat sebagian besar kegiatan yang biasanya tatap muka berganti harus dilakukan secara virtual. Kegiatan virtual dilakukan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Senin (5/4/2021).
Meski demikian hal tersebut tidak menyurutkan niat baik salah satu anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk yaitu PT Surya Indah Nusantara Pagi (SINP) – Persada Bina Nusantara Abadi (PBNA) untuk melaksanakan salah satu pilar utama kegiatan CSR perusahaan dibidang pendidikan.
Kegiatan Virtual Training Guru dan Komite BISA yang diadakan oleh PT SINP-PBNA dilaksanakan selama dua hari pada Rabu 31 Maret – Kamis 1 April 2021.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang pernah diadakan pada tahun sebelumnya. Selain itu, kegiatan virtual training merupakan bukti konkrit kepedulian PT SINP-PBNA terhadap dunia pendidikan yang ada di Kecamatan Arut Utara.
Kegiatan yang diikuti oleh Dua Sekolah Swasta, yaitu TK dan SDS Surya Persada dan Enam Sekolah Negeri yang berada di area ring 1 PT SINP-PBNA yaitu SDN 1 Pangkut, SDN 2 Pangkut, SDN 1 Gandis, SDN 1 Sukarame, SMP N 1 Arut Utara, dan SMA N 1 Arut utara yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah yang juga diikuti oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Arut Utara dan Pengawas.
Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Virtual Training Guru dan Komite BISA (31/3) Camat Arut Utara, Amir Machmud, mengungkapkan dirinya sangat mengapreisiasi kegiatan Virtual Training Guru Dan Komite BISA yang diadakan oleh PT SINP-PBNA, terlebih dalam keadaan pandemi seperti sekarang ini, ujarnya.
Lebih lanjut, Amir Machmud menuturkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi spirit dan motivasi bagi bapak ibu guru dalam mengajar siswa-siswi di tengah kondisi pandemi yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring.
Dalam kesempatan itu Ia juga berpesan kepada semua peserta yang ikut dalam acara virtual training Guru dan Komite BISA agar selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada.
Sementara itu, selaku Administratur PT SINP-PBNA, M Idris mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dirinya berterima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan virtual training. Walaupun hanya bisa bertatap muka secara daring, imbuhnya.
Selanjutnya, M Idris mengatakan kegiatan virtual training merupakan salah satu pilar program CSR perusahaan dibidang pendidikan baik di lingkungan perusahaan dan di luar perusahaan.
Pada hari pertama kegiatan training virtual Guru dan Komite BISA dibahas tentang Belajar dari Rumah (BDR) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Sedangkan pada hari kedua dibahas mengenai cara membuat soal High Order Thinking Skills (HOTS) sebuah model pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan cara berfikir siswa yang disampaikan oleh Acih Suarsih, dan Kiki Raihan, dari Yayasan Sekolah Insan Semesta.
Dalam kegiatan virtual training tersebut peserta juga terlibat aktif dalam sesi diskusi bersama yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Para peserta diminta mendiskusikan beberapa soal HOTS beserta anggota kelompoknya. Selanjutnya setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka.
Imam Taufiq, Asisten CSR PT SINP-PBNA mengungkapkan meskipun kegiatan training dilakukan secara daring, namun hal tersebut tidak mengurangi antusias dan semangat para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan virtual training. Hal tersebut terlihat dari interaksi yang terjadi antara trainer dan peserta selama kegiatan berlangsung tambahnya.
Pada penutupan acara virtual training, tak lupa Imam kembali mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan virtual training Guru dan Komite BISA dengan penuh antusias dan semangat selama dua hari.
Ia berharap melalui kegiatan virtual training tersebut dapat menjadi spirit baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.(Yusbob)







