
Pj Sekda Seruyan saat diwawancara awak media, di Kuala Pembuang. (Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Seiring dengan aktifnya Badan Pertanahan Negara (BPN) Seruyan dalam menerbitkan sertifikat gratis dengan skema Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diharapkan dapat meminimalisir konflik tanah antar masyarakat di wilayah setempat.
Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas, konflik tanah di kalangan masyarakat rentan terjadi. Adapun penyebabnya adalah tidak adanya sertifikat yang berbadan hukum.
“Tentunya, hal pertama yang patut kita apresiasi adalah kinerja dari BPN Seruyan yang bersinergi bersama untuk membantu masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring dalam mensertifikasi tanah mereka,” katanya, Selasa (4/2/2025).
Adapun konflik yang kerap terjadi, tambah Bahrun, ialah tumpang tindih lahan. Oleh karenanya, dengan adanya PTSL diharapkan dapat meminimalisir. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sinergi dari semua pihak.
“Saya harap tidak ada lagi konflik seperti tumpang tindih dan sebagainya. Untuk itu, diperlukan sinergi dari semua pihak,” pungkasnya. (Ys/K2)







