
Ketua komisi A DPRD Kobar Muhammad Isro Wahyudin. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat, Muhammad Isro Wahyudin atau yang kerap disapa Bang Wahyu, menyarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat untuk mempercepat dan menyederhanakan proses pendaftaran Universal Health Coverage (UHC). Menurutnya, alur pendaftaran UHC yang ada saat ini terlalu panjang dan penuh dengan prosedur birokrasi yang berbelit, sehingga menyulitkan masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah.
Bang Wahyu menjelaskan, penerapan UHC di Kobar sudah bagus, hanya saja masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perihal program UHC, sehingga penyerapan anggarannya belum maksimal. Padahal UHC ini sudah jelas peruntukannya.
” Termasuk juga alur administrasi untuk mendapatkan hak dari UHC itu sendiri jangan terlalu birokrasi sehingga alurnya sangat panjang, hal ini harus di evaluasi oleh Dinas terkait, jangan di persulit dan lempar sana lempar sini, bagaimana dengan masyarakat kita yang datang dari desa desa terpencil, yang belum paham adanya program UHC itu dan cara untuk mengurus administrasinya yang lumayan ribet, ingat loh Anggaraan untuk UHC ini sudah ada tinggal di laksanakan saja, ” Ujar Bang Wahyu, Rabu (30/10/2024).
Politisi Partai Gerindra ini pun menambahkan, masyarakat Kobar berhak mendapatkan pelayanan kesehatan seperti yang tertuang dalam program UHC itu sendiri, jangan terkesan untuk mendapatkan hak penerima UHC ini sangat sulit, sehingga program UHC belum memberikan manfaat bagi masyarakat.
” Kami imbau untuk memangkas alur mengurus administrasi itu sebaiknya ada petugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial maupun BPJS berada di rumah sakit, karena kasihan juga keluarga pasien harus kesana kemari, padahal bapak Presiden kita sudah mengintruksikan kepada seluruh daerah agar jangan mempersulit masyarakat, ” Ujar Bang Wahyu.
Bang Wahyu menambahkan juga, Kobar sudah dinilai berhasil menjalankan program UHC, tinggal di evaluasi implementasinya di lapangan, dimana masyarakat Kobar pun di minta jangan takut untuk berobat, karena semuanya sudah di tanggung oleh pemerintah, jika sakit dan harus di rawat silakan datang ke rumah sakit, karena pemerintah daerah sudah menanggung biaya untuk berobat.
” Kami imbau kepada petugas kesehatan di Puskesmas untuk membantu mensosialisasikan program UHC ini, agar penyerapan anggaran meningkat, dan kami akan dukung untuk anggaran tersebut, karena bagaimana pun program UHC ini harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas bukan saja masyarakat yang di perkotaan saja, akan tetapi masyarakat di pedalaman pun berhak mendapatkan pelayanan dari UHC, ” Beber Bang Wahyu.
Kedepannya lanjut Bang Wahyu, Komisi A DPRD Kobar akan melakukan pertemuan dengan pihak pihak yang terlibat dalam program UHC, dengan harapan ada perbaikan dalam sistem pelayanan. (Yus)








