
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah. Politisi PDI Perjuangan ini menekankan bahwa tugas DPRD tidak hanya mendengarkan keluhan warga, tetapi juga memastikan setiap kebutuhan penting masyarakat benar-benar terwujud.
“Yang paling penting bagi warga adalah realisasi, bukan hanya janji. Kami akan kawal ini bersama-sama agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mulyadin, saat ditemui di Gedung DPRD Kobar. Ia menegaskan, DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar setiap rencana pembangunan berjalan tepat sasaran.
Menurutnya, aspirasi warga yang disampaikan melalui reses maupun jalur resmi lainnya akan disusun berdasarkan urgensi dan kebutuhan riil di lapangan. Infrastruktur dasar, pelayanan publik, serta program yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat akan menjadi prioritas utama dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Mulyadin menambahkan, DPRD memiliki peran penting sebagai pengawas agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya berhenti pada tataran rencana, tetapi benar-benar diwujudkan secara nyata. Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memantau jalannya pembangunan, agar tidak ada program yang mandek atau menyimpang dari tujuan awal.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan masukan dan kritik konstruktif kepada DPRD dan pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah akan lebih efektif jika dijalankan dengan keterbukaan dan gotong royong antara pemangku kepentingan dan warga.
“DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Suara masyarakat adalah bahan utama dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Kami akan terus berjuang agar setiap aspirasi bisa direalisasikan sesuai kemampuan anggaran dan skala prioritas,” tutupnya. (Yus/K2)










