
Kotawaringin News, Lamandau – Rabu (24/3/2021), Pemkab Lamandau melalui Asisten II Bagian Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam (SDA) memimpin Rapat Rencana Pengembangan Food Estate berbasis Koorporasi di Kawasan Transmigrasi Belantikan Raya Kabupaten Lamandau yang dihadiri juga oleh Perwakilan Dandim 1017, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, BAPPEDA, DPMPTSP, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, serta Camat Belantikan Raya dan Camat Bulik Timur. Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati pukul 09.00 WIB.
Paparan mengenai gambaran rencana Kawasan Transmigrasi sebagai food estate di Kabupaten Lamandau oleh Kepala Disnakertrans, beliau mengatakan bahwa dasar pemahaman Kawasan Transmigrasi ini sebagai fungsi permukiman dan tempat usaha yang merupakan satu kesatuan pengembangan ekonomi wilayah. Konsep food estate pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi dengan mencakup semua aspek, perpaduan sektor dan subsektor berbasis agribisnis yang berakar kuat di pedesaan. “Kawasan Transmigrasi Belantikan Raya merupakan salah satu kawasan yang menjadi prioritas nasional dan masuk dalam program Bappenas dengan total lahan 107.545 Ha terbagi menjadi 5 SKP (Satuan Kawasan Pengembangan) dan 1 KPB (Kawasan Perkotaan Baru),” ungkap Kadis Disnakertrans.
“Alternatif fokus pengembangan food estate ini berbasis koorporasi petani dengan pendekatan klister dan multi komoditas yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Peluang dari mengembangkan food estate itu sendiri yaitu pengembangan tanaman pangan yang dapat dilakukan oleh petani setempat dengan pendekatan sosial kultural masyarakat setempat, lahan pertanian semakin sempit, pengembangan multi jenis pertanian unggulan di Kab.Lamandau, mengurangi pengangguran, dan penyerapan tenaga kerja,” Pungkas Kadis Disnakertrans.
Asisten II memberikan tanggapan, perlunya pencermatan kawasan tersebut agar tidak tumpang tindih masalah perizinan dan sebagainya.
“Kemudian mempertimbangkan jenis komoditi yang akan dikelola serta rencana pemanfaatan produk food estate menjadi produk jadi, agar dinas terkait bisa bersinergi untuk keberhasilan rencana program kegiatan ini,” tutupnya.
Peluang Komoditas jangka pendek yang dapat dikembangkan dan dapat segera memberikan dampak kepada masyarakat di Transmigrasi Belantikan Raya diantaranya padi, ubi kayu, dan jahe merah. (S/BH/K2)










