
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, turun langsung ikut serta dalam penanganan kebakaran di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (18/9/2026).
Kotawaringin News, Seruyan – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan kembali menjadi perhatian. Ketua Satgas Karhutla Seruyan sekaligus Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, turun langsung memantau penanganan kebakaran di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (18/9/2026).
Tak hanya memantau dari dekat, Ahmad juga ikut dalam proses pemadaman bersama personel Satgas Karhutla yang berada di lokasi. Dari peninjauan tersebut, ia menegaskan bahwa penanganan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama.
Ahmad mengajak seluruh unsur pemerintahan, stakeholder, perusahaan serta masyarakat untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, kondisi yang terjadi di Bumi Gawi Hatantiring membutuhkan kepedulian bersama, baik dalam penanganan maupun pencegahan.
“Karhutla ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu pihak. Pemerintah, semua stakeholder dan masyarakat harus saling bahu membahu untuk melakukan penanggulangan sekaligus menjaga lingkungan kita,” kata Ahmad.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi munculnya titik api. Upaya menjaga lingkungan dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Sementara kepada personel Satgas yang berada di lapangan, Ahmad meminta agar tugas pemadaman tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Kondisi medan dan situasi kebakaran harus menjadi pertimbangan dalam setiap tindakan di lapangan.
“Yang paling penting, personel yang bertugas harus menjaga kesehatan dan keselamatan. Jangan sampai dalam menjalankan tugas, keselamatan diri tidak diperhatikan,” ujarnya.
Ahmad berharap sinergi antarpihak terus diperkuat selama penanganan karhutla berlangsung. Dengan kerja bersama, upaya pemadaman sekaligus pencegahan diharapkan dapat berjalan lebih optimal di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan. (Ys/K2)







