
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama Wakil Bupati Ahmadi Riansyah saat di wawancara oleh awak media
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat –Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam) tepatnya di jalan Ahmad Saleh rusak parah akibat truk bertonase tinggi yang sering melewati jalur tersebut. Warga meminta pemerintah agar pengguna jalan bermuatan lebih agar tidak melewati jalur tersebut, (6/1/2021)
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran datang ke lokasi bersama Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah dan Dinas PUPR, melihat kondisi jalan tersebut, dan akan memberikan peringatan kepada truk yang melewati batas tonase dan melalui jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
Gubernur melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), guna mengecek langsung jalan Pangkalan Bun ke Kotawaringin Lama (kolam) karena jalan ini sudah diserahkan ke Provinsi.
“Pengecekan jalan Ahmad Saleh ini dari KM 1 sampai Ke Sukamara yang mana ada 7 titik yang rusak.”
Untuk perbaikan jalan ini pada tahun 2021 setelah lelang akan langsung dikerjakan,” kata Gubernur, di Aula Bupati Kobar, Senin (4/1/).
Sugianto Sabran menyampaikan, agar jalan ini tidak cepat rusak apalagi setelah terendam banjir, maka penggunaan jalan ini tidak boleh melebihi kapasitas muatan.
“Saya menitipkan kepada Bupati menjaga agar jalan ini tidak cepat rusak. Untuk truk yang bermuatan tidak boleh melebihi dari 8 ton, karena kalau melebihi kapasitas maka jalan ini akan cepat rusak.
Lanjut Gubernur, sedangkan jalan lain juga perlu diperbaiki. Seperti kita ketahui, Kalteng ini sangat luas wilayahnya, untuk pembangunan daerah tidak terfokus jalan itu saja,” pungkasnya. (yusbob)







