Menu

Gegara Sebar Hoax Penaikan Harga Sembako Murah, Polisi Amankan Warga Sematu Jaya ini

Kotawaringin News, Lamandau – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Desa Jangkar Prima, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau diamankan polisi. Pasalnya, perempuan berinisial IS ini telah menyebarkan hoax mengenai penaikan harga paket sembako murah pada kolom komentar share berita Redaksi Kotawaringin News di group Komunitas Cinta Lamandau jejaring sosial Facebook.

Dalam komentarnya, netizen berakun medsos Dindha Dindha Diin menyebut bahwa telah terjadi penaikan harga sembako murah Pemkab Lamandau dari Rp125 ribu menjadi Rp130 ribu. “Suruh nebus 130 (ribu rupiah),” tulis dia di kolom komentar pada share berita berjudul ‘Giliran Sembako Murah di Sematu Jaya dan Bulik Segera Dilaksanakan’.

Sontak para penegak hukum mencari kebenarannya. Pada Rabu 29 April 2020, Pukul 13.00 WIB, Sat Reskrim Polres Lamandau melakukan pengecekan akun tersebut. Diketahui bahwa setelah dilakukan penyelidikan diperoleh postingan tersebut adalah milik perempuan berinisial IS berakun facebook Dindha Dindha Diin.

Berdasarkan laporan Polres Lamandau yang diinformasikan kepada Bupati Lamandau H Hendra Lesmana menyebutkan bahwa setelah dilakukan interogasi, IS membenarkan bahwa akun Facebook atas nama Dindha Dindha Diin adalah miliknya. Dia pun membenarkan bahwa yang menuliskan komentar di postingan akun Facebook Redaksi Kotawaringin News dengan isi komentar yaitu ‘Suruh nebus sembako murah Rp.130.000’.

Terkait dengan komentar di Facebook tersebut, di akun Facebook Redaksi Kotawaringin News, IS mengaku bahwa informasi penaikan tersebut berawal saat dirinya mendengar percakapan masyarakat ketika sedang berjualan di Pasar Desa Purwareja Kecamatan Sematu jaya. Namun kala diintrogasi, IS menerangkan bahwa belum mengetahui kebenaran informasi tentang harga sembako murah yang sebenarnya.

Setelah memberikan keterangan di ruang Satreskrim Polres Lamandau, IS pun mengaku merasa bersalah dan meminta maaf dengan komentar tersebut dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Kemudian yang bersangkutan membuat surat penyataan permohonan maaf atas penyampaian pemberitaan yang tidak benar itu serta disampaikan pada kolom komentar Facebook akun Redaksi Kotawaringin News. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook