
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Dalam rangka peduli terhadap sesama, Mini Soccer R88 Pangkalan Bun bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Salurkan Bantuan Sosial Kepada Korban Banjir, Senin 31 Oktober 2021.
Bantuan sosial tersebut disalurkan kepada warga Pelingkau, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, yang mengungsi di Posko pengungsian Puskesmas lama Pelingkau.
Dalam hal ini Owner Mini Soccer R88 Pangkalan Bun M. Dafa Rikwanto melalui Humas Mini Soccer R88 Pangkalan Bun Yusro Arodi mengatakan, bahwa penyaluran bantuan ini di laksanakan sebagai bentuk kepedulian Keluarga Mini Soccer R88 Pangkalan Bun kepada masyarakat terdampak banjir.
“Jadi ini merupakan arahan dari owner kita, karena dari awal terjadinya Banjir beliau sangat prihatin dan peduli, kebetulan pelanggan kita yang sering bermain di mini soccer R88 juga ada yang terdampak dalam banjir ini, dan pada hari ini kami bersama PWI Kabupaten Kobar, menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang menjadi korban banjir tersebut,” jelasnya.
Yusro Arodi menambahkan, bahwa bantuan tersebut berupa 100 tikar, 100 selimut yang mana pada saat ini pasti sangat di perlukan untuk para pengungsi, ada juga 150 alat perlengkapan mandi dan 150 paket Snack buat anak anak, dirinya berharap banjir ini segera surut agar masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya seperti biasa dan warga yang mengusi bisa kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Plt Sekertaris Lurah Baru Hasan Junaidi mengucapkan terimakasih kepada owner Mini Soccer R88 Pangkalan Bun, atas kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.
“Saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terimakasih banyak atas kepedulian owner Mini Soccer R88, atas kepedulian terhadap korban banjir, semoga apa yang di berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memang saat ini membutuhkan uluran tangan dari kita semua,” ungkapnya.
Hasan juga menyampaikan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas pelingkau tersebut, sejak awal terjadinya Banjir, dan warga yang rumahnya terendam di arahkan mengungsi ke Puskesmas lama Pelingkau.
“Jadi sudah dari awal terjadinya Banjir kita sudah bekerja sama dengan Puskesmas Pelingkau ini, dan untuk warga yang mengusi di sini ada 51 Kartu Keluarga (KK), dengan total pengungsi 156 jiwa, rata rata ibu ibu dan anak anak, Alhamdulillahsejauh ini untuk penyaluran bantuan insyaallah sudah merata dan tercover semua nya,” jelasnya lagi. (Risa)









