
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar kegiatan pembukaan program pemagangan dalam negeri tahun 2021 di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) di Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Untuk persiapan Pemagangan Dalam Negeri tahun 2021. Tahun 2021 akan memagangkan tenaga kerja melalui APBN dan APBD di Kotawaringin Barat. Pelaksanaan pemagangan dalam negeri terutama yang dibiayai dengan APBN harus mempedomani Permenakertrans No 6 Tahun 2020, kata Kepala Dinas Nakertrans Kobar Ir Hepy Kamis.
Kendala di Daerah khususnya wilayah Kobar tidak banyak perusahaan atau pengerajin yang memenuhi syarat seperti yang tertuang dalam Permenakertrans sebagai contoh perusahaan tempat magang hendaknya memiliki unit pelatihan, kata Hepy Kamis, Senin (26/4/2021).

Maka hal ini, menurut Hepy Kamis perusahaan bisa bekerjasama dengan LPK. Perusahaan hanya dapat menerima peserta magang sebanyak 20% dari jumlah pegawai/pekerja di perusahaan yang bersangkutan.
DIPA-PKTKP dinas Nakertrans Provinsi Kalimantan Tengah tahun anggaran 2021 itu nomor : DIPA-026.15.3.149021/2021 Tanggal 23 Nopember 2021, Maksud dan tujuan dari penyelenggaraan program pemagangan dalam negeri adalah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, peserta pemagangan agar sesuai dengan kebutuhan industri perusahaan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di perusahaan, terang Hepy Kamis.
Adapun manfaat yang didapat adalah bagi perusahaan tempat pemagangan perusahaan akan mendapat, atau menghasilkan tenaga kerja sesuai dengan standar industri dan kebutuhan perusahaan masing-masing, terang Hepy Kamis.
Sementara bagi pemegang akan mendapatkan kesempatan untuk menerima pelatihan bukan hanya untuk mengasah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri/standar perusahaan, namun juga untuk mendapatkan secara langsung pelatihan di tempat kerja secara teknikal dan keterampilan kerja intinya yang dapat meningkatkan kinerja peserta magang itu sendiri, terang Hepy Kamis.
Pelaksanaan pemagangan ini dilakukan selama 5 bulan, terdiri dari 1 bulan pertama pembekalan didampingi oleh instruktur, kemudian 4 bulan berikutnya ditempatkan pada dunia usaha industri atau perusahaan dengan didampingi oleh supervise.
Untuk kegiatan yang ada di kobar diikuti oleh 50 orang peserta, dengan 5 kejuruan yaitu kejuruan barista, otomotif roda dua, instalasi listrik kelas, dan kejuruan operator komputer perkantoran untuk instruktur dari BLK dan dari perusahaan, kata Hepy Kamis.
Fasilitas peserta akan memperoleh fasilitas dari pemerintah berupa uang saku sebesar 1 000 000 per orang, per bulan, tas, pakaian kerja lapangan, asuransi dari BPJS ketenagakerjaan, sertifikat bagi yang lulus, dan surat keterangan diberikan kepada peserta yang tidak lulus, pungkas Hepy Kamis. (Yusbob)









