oleh

Diduga Caplok Lahan Makam, Pemdes Bumi Agung Gugat Sardi Cs

Kotawaringin News, Lamandau – Pemerintah Desa Bumi Agung menggugat tiga warga Nanga Bulik atas dugaan pencaplokan lahan pemakaman di wilayah eks transmigrasi tersebut.

Berdasarkan berita acara menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan yang diserahkan ke Pemprov Kalteng, Tahun 1994, di wilayah itu terdapat berbagai fasilitas umum termasuk area pemakaman. Pada tahun 2013, dikuatkan dengan dikeluarkan surat keterangan tanah dari Desa Bumi Agung, ploting lahan seluas 28.125 meter persegi untuk area pemakaman tersebut.

Di sisi lain, Sardi ADS dan dua anaknya, diduga telah menguasai lahan pemakaman tersebut seluas 2 hektare. Saat ini, di lahan sengketa itu sudah terdapat satu bangunan rumah kayu, satu bangunan bengkel dari kayu dan satu rumah dari beton.

Menurut Kuasa Hukum Pemdes Bumi Agung, Fajrul Islamy Akbar, lokasi pemakaman warga Desa Bumi Agung dikuasai sepihak tergugat yaitu Sardi ADS dan tergugat lainnya dengan membangun bangunan diatas tanah makam. Saat ini, perkara dengan nomor :11/Pdt.G/2021/ PN Ngb, sudah tahap pembuktian termasuk pemeriksaan setempat. Dan akan dilanjutkan bukti tambahan, kesimpulan dan putusan.
“Kami selaku kuasa hukum Desa Bumi Agung, akan mengawal terus perkara ini sampai dengan masyarakat Bumi Agung memperoleh haknya. Untuk menggunakan makam Desa Bumi Agung tanpa ada gangguan dari pihak manapun.”

Senada, Kades Bumi Agung, Retniwati berharap perkara ini segera selesai. Apalagi, tanah tersebut diperuntukan untuk kepentingan umum, yakni pemakaman warganya. Sebenarnya, lanjut dia, upaya Pemdes Bumi Agung untuk menempuh jalur kekeluargaan telah dilakukan. Namun, pihak tergugat menolaknya. Karena itu, Pemdes Bumi Agung pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum sebagai upaya penyelesaiannya. “Ya mudah-mudahan cepat selesai. Ini juga demi kepentingan warga, itu adalah tanah untuk pemakaman warga sini (Desa Bumi Agung),” pungkasnya. (BH/K2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed