
Moment ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Indrapura, Rabu (8/4/2026). (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Langit Pangkalan Bun seakan turut menunduk hening ketika jajaran Lanud Iskandar melangkah perlahan memasuki Taman Makam Pahlawan (TMP) Indrapura, Rabu (8/4/2026). Di antara deretan pusara para pejuang, ziarah HUT ke-80 TNI Angkatan Udara bukan sekadar seremoni, melainkan momen batin untuk menyatu dengan jejak perjuangan bangsa.
Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, memimpin langsung ziarah dengan penuh khidmat, didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 21/D.I Lanud Iskandar, Ny. Erma Nugroho. Seluruh prajurit, dari perwira hingga tamtama, serta pegawai dan anggota PIA, hadir dengan sikap tegak—seolah membawa tekad untuk melanjutkan perjuangan yang belum selesai.
Setiap tahapan prosesi dijalani dengan penuh penghayatan. Penghormatan kepada arwah pahlawan, peletakan karangan bunga, hingga tabur bunga di atas pusara menjadi simbol bahwa jasa para pendahulu tak pernah lekang oleh waktu. Di tempat itu, sejarah seakan kembali hidup, mengingatkan akan harga mahal sebuah kemerdekaan.
Dalam suasana yang sarat makna tersebut, Danlanud menegaskan bahwa semangat juang para pahlawan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus diwariskan dan dihidupkan dalam setiap tugas. Bagi prajurit TNI AU, pengabdian adalah kelanjutan dari perjuangan, dan loyalitas kepada bangsa adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada mereka yang telah gugur.
Rangkaian ziarah juga dilaksanakan di TMP Sanaman Lampang Palangka Raya dan TMP Batarung Sampit. Dari satu pusara ke pusara lainnya, tersirat pesan yang sama: bahwa api perjuangan tidak boleh padam. Ia harus terus menyala dalam jiwa setiap prajurit, menjaga langit Indonesia dengan semangat pengabdian tanpa batas. (Yus/K2)







