
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat memperlihatkan ikan somah hasil pancingan di spot mancing DAS Belantikan. (Bayu Harisma)
Kotawaringin News, Lamandau – Capek dan lelah dengan keseharian hinggar binar di kota? Mungkin sudah saatnya bagi anda untuk berganti suasana di pedesaan. Desa Petarikan, desa satu ini menawarkan keindahan alam yang tak tergantikan.
Desa Petarikan terletak di Kecamatan Belantikan Raya dan bisa ditempuh menggunakan transportasi darat dengan waktu sekitar tiga jam dari Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Desa Petarikan memiliki beragam kekayaan sumber daya alam, seperti pepohonan dan hutan yang masih ‘perawan’. Tak heran, udaranya pun sangat menyegarkan. Selain itu, desa ini dilintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Belantikan.
Di DAS Belantikan ini menjadi tempat favorit bagi para pengagum keindahaan alam. Sebab, DAS ini membentang membelah rimbunnya pepohonan. Bahkan jika berniat, para pecinta rafting pun bisa menjajal liarnya arus DAS Belantikan ini.
Sabtu, 13 Maret 2021, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana pun turut menyusuri DAS Belantikan. Bersama Sekda Lamandau Muhamad Irwansyah serta rombongan dari Pemkab Lamandau, H Hendra Lesmana merasakan eksotisme tersembunyi di Kalimantan Tengah ini.
Dari Desa Petarikan, Bupati Hendra bersama rombongan menaiki perahu kelotok. Setiap kelotok hanya mampu memuat 2-3 orang. Berkelotok hingga 2 jam ke arah hulu sungai, sampailah pada satu tempat yang indah. Di tempat tersebut terdapat riam yang deras berbalut rindangnya pepohonan.
Pun selain untuk merasakan keindahan alamnya, Bupati Hendra ingin menyalurkan hobinya, yakni memancing. Tempat tersebut menjadi spot mancing yang menawan bagi para memancing. Karena, terkenal banyak ikannya.
Tak butuh waktu lama, ikan hasil dari memancing pun terkumpul banyak. Jenis ikan somah yang menjadi primadonanya. Bagi sebagian pemancing, ikan somah ini disebut ikan sultan. Selain dagingnya yang lembut, tulangnya pun tak banyak. Dan hanya di daerah tertentu saja ikan ini berada.
Dirasa ikan hasil pancingan sudah banyak, Bupati Hendra bersama rombongan pun memutuskan untuk merasakan segarnya air DAS Belantikan. Satu per satu mereka nyemplung ke beningnya air sungai tersebut.
Setelah itu, hasil tangkapan ikan tersebut dimasak, lalu dimakan bersama-sama. Meski dimasak alakadarnya, namun terasa nikmat dalam suasana hangat kekeluargaan. (BH/K2)










