oleh

Dampak Covid-19, Pemkab Kobar Turunkan Target Pajak dan Restribusi

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Tak bisa dipungkiri, bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat signifikan terhadap pendapat asli daerah, Jumat (11/6/2021).

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan penyesuaian atas kondisi tersebut dengan menurunkan target pendapatan asli daerah (PAD).

“Dimana pada awalnya target pajak dan retribusi sebesar Rp 92 Miliar diturunkan menjadi Rp 78 Miliar.”

Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, ditengah mewabahnya pandemi Covid-19 banyak sektor atau sumber PAD yang terdampak dan mengalami penurunan cukup drastis.

Salah satunya kata Nurhidayah yakni dari sektor pariwisata yang buka tutup dan itu berdampak pada sektor pendukung lainnya.

“Sektor wisata ini sering buka tutup dan lebih sering tutupnya, sehingga membuat retribusi pariwisata terdampak drastris,” katanya.

Ditambah lagi pajak restoran juga ikut terdampak karena pengunjung yang dibatasi, maka secara otomatis yang datang juga sedikit, retribusi pun berkurang.

Lanjutnya, karena tidak ada hiburan dimasa Pandemi Covid-19 dan semua hiburan tutup, maka pajak hiburan juga anjlok.

“Kesemuanya itu juga berdampak pada pendapatan dari sektor parkir, sebab kantong – kantong parkir seperti di tempat wisata, restoran dan tempat hiburan sepi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, saat dikonfirmasi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar Molta Dena mengatakan, bahwa dalam upaya penyesuaian dengan kondisi saat ini, pihaknya merujuk pada visi dan misi Bupati yang diterjemahkan di dalam RPJMD. Dimana ada beberapa sektor yang dijelaskan terkait target PAD.

“Sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, tentunya target dari RPJMD itu wajib kita Amankan terlebih dulu,” kata Molta Dena.

Namun dalam lain hal, pemerintah juga bakal menyesuaikan dengan keadaan sekarang ini.

Ada banyak sektor yang tidak terkena pandemi juga masih tetap normal seperti bea perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB), Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan pajak sarang burung walet itu tidak ada pengurangan.

“Semua ini terus berproses, bahwa hasil rapat kami dengan Pimpinan ini, kedepanya bakal dibahas bersama dengan DPRD Kobar untuk penyesuaian dalam APBD perubahan 2021.”

Meski begitu, semuanya belum berakhir dan akan kita upayakan memaksimalkan dari potensi pajak di Kobar, pungkasnya. (Yusbob)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed