
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat — Bulan Ramadan biasanya aktivitas ibu rumah tangga akan semakin meningkat di dapur. Agar aktivitas menyiapkan menu berbuka dan sahur ini lebih aman, warga diimbau rutin mengecek kondisi tabung gas dan instalasi listrik sehingga ancaman kebakaran bisa diwaspadai sedini mungkin.
Imbauan tersebut disampaikan Kasatpol PP dan Damkar Majerum Purni melalui Kabid Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono, Kamis (15/4/2021). Agus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran.

Saya mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, instalasi yang menggunakan peralatan listrik, membakar petasan, serta tidak dibenarkan membakar sampah sembarangan di tempat rawan kebakaran, kata Dwi Agus Suhartono.
Lanjut Dwi Agus, Kalau rumah mau ditinggal untuk tarawih jangan lupa untuk mematikan kompor setelah masak. Apabila rumah ditinggal mudik, harap dimatikan peralatan yang menggunakan listrik,” imbauannya.
Menurut Dwi Agus, kebakaran adalah hal yang tidak dapat diduga. Kejadiannya bisa terjadi mana saja baik di perkantoran, pabrik, gedung bertingkat, rumah kos, permukiman penduduk, hingga rumah kontrakan.
“Bahaya kebakaran ini bisa terjadi oleh siapa saja dan di mana saja, untuk itu hendaknya pihak kelurahan bisa mengingatkan warganya untuk senantiasa waspada akan terjadinya kebakaran,” terangnya.
Dwi Agus menganjurkan, untuk bangunan yang sudah berumur lima belas tahun untuk direnovasi jaringan listriknya. Sebab, kerusakan karena masa pakai yang terlalu lama, bisa menimbulkan bahaya kebakaran. “Periksa tabung gas, tidak bermain petasan, korek api atau sejenisnya yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran,” tegasnya. (Yusbob)







