
Hj Nurhidayah Bupati Kotawaringin Barat
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah mengajak generasi millenial untuk menggeluti sektor pertanian. Nurhidayah yakin sentuhan teknologi kekinian, inovasi dan kreativitas, serta luasnya akses pasar dapat memajukan pertanian di Kotawaringin Barat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kobar Nurhidayah saat menghadiri acara pembagian 1000 paket ikan segar dan bermutu di halaman kantor Bupati Kotawaringin Barat, Selasa (4/5/2021).
Nurhidayah menyebut sektor pertanian merupakan komponen penting yang dapat menyelamatkan ekonomi negara. Terlebih di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Sektor tersebut, kata Nurhidayah bisa menguatkan ketahanan pangan, menyediakan lapangan kerja dan bisa menanggulangi kemiskinan di masyarakat.
“Kita semua tahu mayoritas petani kita didominasi petani berusia tua, masih sedikit anak muda yang mau menekuni sektor pertanian karena dianggapnya kurang prospek dan kurang bergengsi.
Padahal, dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ditambah situasi global kekinian sektor ini sangatlah strategis,”ungkap Nurhidayah diamini Anggota DPR RI Bambang Purwanto.
Tadi sempat disampaikan oleh anggota DPR RI komis IV yakni Bambang Purwanto bahwa generasi Millenial kita kurang berminat di dunia pertanian.
Insyaallah nanti akan kita arahkan lewat karang taruna masing-masing, saat ini justru petani itu justru lebih makmur hidupnya ketimbang ASN, kata Nurhidayah.
Menurut Nurhidayah, regenerasi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. Jika hal ini diabaikan, maka bukan tidak mungkin dalam kurun waktu 10 – 15 tahun mendatang, Kalteng, atau khususnya Kobar akan kekurangan petani.
Padahal, Kalteng sendiri merupakan lumbung pangan nasional untuk support 16 provinsi di wilayah Indonesia.
Nurhidayah menerangkan, bahwa saat ini mencari kerja bukanlah hal yang mudah. Tidak seimbangnya industri dengan pencari kerja membuat persaingan menjadi sangat ketat.
Belum lagi dtambah situasi ekonomi global dimana banyak negara masuk ke jurang resesi. Karenanya, ia mendorong generasi millenial mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, salah satunya di sektor pertanian.
“Peluang bisnis sektor pertanian masih sangat luas untuk digarap kaum milenial. Semangat mereka saya yakin mampu membawa pembaharuan dalam pembangunan pertanian di Jatim,”imbuhnya.
Nurhidayah mengatakan, jika jumlah petani millenial kian bertambah maka juga akan mendongkrak perekonomian di daerah dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Dengan begitu, perekonomian di Kobar bisa berkembang dan mengurangi urbanisasi pemuda ke Kotawaringin Barat.
“Baru sedikit petani di Kalteng yang memanfaatkan teknologi dan internet. Dari data BPS, angkanya masih berkisar 15 persenan. Nah, jika ruang-ruang ini kita manfaatkan secara optimal maka sektor pertanian menjadi usaha yang sangat menjanjikan untuk masa depan,” pungkas orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji ini. (Yusbob)







