
Bupati Kobar saat menghadiri pembukaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di wilayah Kodim 1014/Pbun Kotawaringin Barat
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pada pembukaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di wilayah Kodim 1014/Pbun Kotawaringin Barat, Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah mengungkapkan bahwa Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) terinspirasi dari TMMD.
Menurut Bupati, operasi bakti TNI dilaksanakan dalam berbagai wujud yang salah satunya adalah program TMMD, dengan kriteria sasaran berupa daerah miskin tertinggal terisolir, daerah kumuh jauh dari perkotaan, daerah perbatasan, dan daerah terkena bencana alam, ucap Nurhidayah.
kegiatan TMMD merupakan bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral, bersama kementerian lembaga pemerintah non kementerian LPNK pemerintah daerah, serta komponen masyarakat secara gotong royong, kata Nurhidayah.
TMMD sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah serta merupakan perwujudan komitmen moral TNI dan pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat, terang Nurhidayah.
Melalui TMMD, semua bisa dilakukan bahkan yang lambat dan sulit dilakukan Pemerintah Daerah, seperti membuka jalan usaha tani. Rehabilitasi dan membangun rumah ibadah dan lainnya. Selain mengajak dan mengajarkan masyarakat gotong royong, saling bantu,
TMMD juga memperkokoh toleransi antar masyarakat dan umat beragama, dan itu adalah nilai lebih dari TMMD, ini luar biasa, dan kegiatan ini membantu dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat,” jelas Bupati.
TMMD ke-110 di tahun 2021 dilaksanakan di Desa Lalang, Kecamatan Kotawaringin Lama. (yusbob)







