
Kika: Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajat Tri Putro bersama Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Kapolres Kobar, AKBP Devy Firmansyah
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Ratusan anggota TNI, Polri, Pol PP, Damkar dan Manggala Agni, PMI, berbaur dengan masyarakat melakukan pemadaman api yang telah melahap 60 hektar lahan gambut di Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama Km 12 Kabupaten Kotawaringin Barat.
Tak ketinggalan, Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajat Tri Putro bersama Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Kapolres Kobar, AKBP Devy Firmansyah juga turun langsung ke lokasi untuk turut memadamkan api yang sudah mulai melahap bahu Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin lama, Senin (1/2/2021).
Kemarau yang terjadi saat ini membuat kebakaran makin meluas lantaran lahan gambut yang kering ditiup angin yang kencang semakin memperparah kobaran api.
Satgas Karhutla membombardir api dengan menyiramkan air, untuk melokalisir kebakaran agar tidak semakin meluas, bersamaan dengan para petugas gabungan dan masyarakat yang hingga kini masih berjibaku memadamkan api.
“Kami sudah mengerahkan pasukan di lokasi kebakaran tetapi kendala di lapangan di samping lahan yang bergambut peralatan juga terbatas,” kata Dandim 1014/Pbun Letkol Arh Drajat Tri Putro.
Meski demikian, Dandim mengatakan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan sudah memberikan bantuan semaksimal mungkin walaupun masih terjadi kebakaran namun Dandim tetap optimis bisa mengatasi agar kebakaran tidak lebih jauh meluas.
Seperti diketahui lokasi kebakaran Jalan Pangkalan Bun – Kolam dengan struktur tanah gambut yang mencapai kedalaman 8 sampai 10 meter meskipun sudah dipadamkan angin yang bertiup kencang membuat bara api timbul dan kebakaran terjadi lagi.
Tim Satgas Karhutla telah berupaya mengoptimalkan dan memaksimalkan dalam pemadaman api dengan mengerahkan semua anggota yang ada TNI Polri pemadam kebakaran termasuk masyarakat, kata Drajat Tri Putro.
“Kita sudah turun semuanya dengan berusaha mencegah kebakaran agar tidak meluas termasuk dengan menyiramkan air untuk memadamkan kebakaran,” terang Drajad Tri Putro.
Selanjutnya Dandim mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bermohon kepada Tuhan semoga hujan cepat diturunkan.
“Kita bersama sama Bupati, Pak Kapolres terus berupaya agar api ini bisa dipadamkan”.
Sementara Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah menambahkan pihaknya selain melakukan tindakan pemadaman Polres Kobar juga melakukan tindakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan apabila ada pelaku yang sengaja melakukan pembakaran akan ditindak tegas.
Sementara Bupati Kobar, Hj Nurhidayah mengaku sependapat dengan Dandim dan Kapolres dalam menanggulangi kebakaran lahan agar tidak meluas.
“Kita harus bersinergi saling mendukung karena penanggulangan karhutla ini harus dikeroyok bersama-sama,” ujar Nurhidayah.
Bupati juga berterima kasih kepada seluruh jajaran, Kodim 1014/Pbun, Polres Kobar, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP dan Damkar dan seluruh masyarakat seperti pemadam kebakaran dalam menanggulangi kebakaran.
Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan, ditakutkan nanti melebar sehingga menimbulkan bencana bagi daerah berupa kabut asap.
Terkait status darurat asap, Bupati mengatakan masih belum perlu dilakukan dengan melihat perkembangan kebakaran tetapi jika makin meningkat maka akan ditetapkan kemudian. (yusbob)







